Rabu, 01 Jul 2026

Internasional,

Kenaikan Tarif AS 50 Persen Picu Tekanan Besar bagi Ekonomi India

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 28 Agu 2025 09:53
Berita satu.com
Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menaikkan tarif impor Amerika Serikat terhadap India hingga 50% pada Rabu (27/8/2025). Kebijakan ini menjadi pukulan besar bagi hubungan kedua negara, yang selama dua dekade terakhir berkembang sebagai mitra strategis.

Tambahan bea masuk 25% diterapkan karena India membeli minyak dari Rusia, ditambah tarif 25% yang sebelumnya sudah berlaku untuk banyak produk India. Akibatnya, ekonomi India, yang dikenal sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia, diperkirakan akan terdampak signifikan.

“Produk-produk India seperti pakaian, perhiasan, alas kaki, peralatan olahraga, furnitur, dan bahan kimia kini bisa terkena tarif hingga 50%. Angka ini termasuk yang tertinggi di AS, sejajar dengan Brasil, dan mengancam ribuan pelaku usaha kecil serta lapangan kerja, termasuk di negara bagian Gujarat, kampung halaman Perdana Menteri Narendra Modi,” tulis Reuters. 

Menanggapi kebijakan ini, Wakil Menteri Luar Negeri India Kirti Vardhan Singh menyatakan negaranya akan bersiap untuk mengatasi tantangan tersebut. Ia meyakini India akan berupaya sebaik mungkin agar tidak mengalami guncangan ekonomi. 

Pemerintah India menurutnya sedang menyiapkan langkah untuk meredam dampak, termasuk mendorong eksportir tekstil, kulit, dan perhiasan menjual produknya ke negara lain, serta mempertimbangkan bantuan finansial bagi pelaku usaha yang terdampak.

 “Kami mengambil langkah yang tepat agar ekonomi tidak terganggu, dan yakin kekuatan ekonomi kami bisa melewati masa sulit ini. Prioritas kami adalah keamanan energi, dan kami akan membeli energi dari negara mana pun yang menguntungkan India,” ujarnya.  

Meskipun kebijakan ini berpotensi melukai ekonomi, analis menilai India masih punya peluang jika mampu melakukan reformasi, mengurangi proteksionisme, dan menyelesaikan ketegangan dengan Washington. Dengan langkah ini, Donald Trump menegaskan posisi AS terkait perdagangan, sekaligus memberi tekanan baru pada ekonomi India yang selama ini tumbuh pesat.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor