Sabtu, 18 Apr 2026

Internasional,

Kenaikan Tarif AS 50 Persen Picu Tekanan Besar bagi Ekonomi India

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Kamis, 28 Agu 2025 09:53
Berita satu.com
Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menaikkan tarif impor Amerika Serikat terhadap India hingga 50% pada Rabu (27/8/2025). Kebijakan ini menjadi pukulan besar bagi hubungan kedua negara, yang selama dua dekade terakhir berkembang sebagai mitra strategis.

Tambahan bea masuk 25% diterapkan karena India membeli minyak dari Rusia, ditambah tarif 25% yang sebelumnya sudah berlaku untuk banyak produk India. Akibatnya, ekonomi India, yang dikenal sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan tercepat di dunia, diperkirakan akan terdampak signifikan.

“Produk-produk India seperti pakaian, perhiasan, alas kaki, peralatan olahraga, furnitur, dan bahan kimia kini bisa terkena tarif hingga 50%. Angka ini termasuk yang tertinggi di AS, sejajar dengan Brasil, dan mengancam ribuan pelaku usaha kecil serta lapangan kerja, termasuk di negara bagian Gujarat, kampung halaman Perdana Menteri Narendra Modi,” tulis Reuters. 

Menanggapi kebijakan ini, Wakil Menteri Luar Negeri India Kirti Vardhan Singh menyatakan negaranya akan bersiap untuk mengatasi tantangan tersebut. Ia meyakini India akan berupaya sebaik mungkin agar tidak mengalami guncangan ekonomi. 

Pemerintah India menurutnya sedang menyiapkan langkah untuk meredam dampak, termasuk mendorong eksportir tekstil, kulit, dan perhiasan menjual produknya ke negara lain, serta mempertimbangkan bantuan finansial bagi pelaku usaha yang terdampak.

 “Kami mengambil langkah yang tepat agar ekonomi tidak terganggu, dan yakin kekuatan ekonomi kami bisa melewati masa sulit ini. Prioritas kami adalah keamanan energi, dan kami akan membeli energi dari negara mana pun yang menguntungkan India,” ujarnya.  

Meskipun kebijakan ini berpotensi melukai ekonomi, analis menilai India masih punya peluang jika mampu melakukan reformasi, mengurangi proteksionisme, dan menyelesaikan ketegangan dengan Washington. Dengan langkah ini, Donald Trump menegaskan posisi AS terkait perdagangan, sekaligus memberi tekanan baru pada ekonomi India yang selama ini tumbuh pesat.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.