Selasa, 26 Mei 2026

Internasional,

Ketegangan Memanas, Jet Tempur Venezuela Dekati Kapal Perang AS

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 05 Sep 2025 13:47
Berita satu.com
Amerika Serikat (AS) menuding Venezuela melakukan provokasi serius setelah dua jet tempur yang diyakini tipe F-16 terbang dekat kapal perangnya di Laut Karibia, Rabu (4/9/2025).

“Dua pesawat militer rezim Maduro hari ini beroperasi di sekitar kapal Angkatan Laut AS di perairan internasional. Provokasi serius ini dilakukan untuk menggagalkan kampanye antinarkoba kami,” demikian pernyataan Pentagon.

Pentagon menuntut agar pemerintahan Presiden Venezuela Nicolas Maduro tidak terus menghalangi, memblokir, atau mencampuri operasi antinarkotika dan antiterorisme militer AS.

Media AS mengutip sumber anonim yang menyebut Venezuela mengerahkan dua pesawat tempur F-16A/B mendekati kapal perusak USS Jason Dunham dalam bentuk unjuk kekuatan. Jet tempur tersebut merupakan versi awal F-16 buatan AS yang dijual ke Venezuela pada 1980-an, saat hubungan kedua negara masih lebih erat.

Hingga kini, Caracas belum memberikan komentar resmi atas tuduhan Washington tersebut.

USS Jason Dunham sendiri merupakan salah satu dari delapan kapal perang yang dikerahkan AS ke perairan lepas pantai Venezuela dalam kampanye melawan kartel narkoba dan organisasi kriminal di kawasan Karibia.

Seorang pejabat AS sebelumnya mengatakan kepada War Zone bahwa operasi ini juga bertujuan memberi tekanan politik terhadap Maduro, yang dituduh terlibat perdagangan narkoba. Tuduhan itu selama ini dibantah keras oleh pemerintah Venezuela.

Ketegangan semakin meningkat setelah insiden pada 2 September 2025, ketika militer AS menenggelamkan sebuah speedboat yang disebut membawa narkoba di Laut Karibia. Aksi tersebut menewaskan 11 orang. Caracas mengecam keras tindakan itu dan menuduh Washington melakukan “pembunuhan di luar hukum.”

Langkah ini dinilai sebagai eskalasi berbahaya, mengingat selama beberapa dekade terakhir militer AS biasanya hanya melakukan penangkapan terhadap jaringan narkoba, bukan menggunakan kekuatan mematikan.

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio sebelumnya juga menegaskan bahwa Washington tidak lagi hanya mencegat kapal narkoba, melainkan akan menghancurkan targetnya karena metode lama dianggap tidak efektif.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • Rabu, 20 Mei 2026 11:01

    Pengedar Sabu di Kampung Besar Seberang Diciduk Satresnarkoba Polres Inhu, Sejumlah Barang Bukti Disita

    INHU-Peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Kecamatan Rengat kembali berhasil diungkap jajaran Satresnarkoba Polres Indragiri Hulu. Seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu diamankan polisi s

  • Minggu, 10 Mei 2026 11:51

    Seorang Kurir Narkoba Ditangkap, Sabu 21,1 Kg Berhasil Disita

    Siak-Lagi-lagi kurir narkoba yang menjadi sasaran penangkapan oleh Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri yang berhasil menggagalkan sabu seberat 21,1 kilogram di wilayah P

  • Sabtu, 09 Mei 2026 06:59

    Kunjugan Bhabinkamtibmas Polsek Kelayang, Modernisasi Ketahanan Pangan Masa Depan

    INHU-Komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional terus diwujudkan hingga ke tingkat desa dan kelurahan. Salah satunya melalui peran aktif Bhabinkamtibmas yang turun langsung ke la

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.