Jumat, 12 Jun 2026

INTERNASIONAL

Korban Bentrokan Yaman Lebih dari 125 Orang

Minggu, 20 Des 2015 07:57
(Foto: The Guardian)
Pasukan Pemberontak Houthi di Yaman.
SANAA - Pertempuran sengit terjadi di Sanaa, utara Yaman dekat perbatasan dengan Arab Saudi. Akibatnya, lebih dari 125 pasukan dari kedua belah pihak menjadi korban.

Bentrok terjadi di Provinsi Hajjah, antara pasukan pemberontak gabungan dan tentara propemerintah Yaman. Sedikitnya 40 pemberontak tewas seketika dan 50 orang mengalami luka-luka. Kekalahan perang juga terjadi pada pihak pemerintah, sekira 35 tentara meninggal dan puluhan lainnya terluka.

"Kebanyakan korban terbunuh oleh serangan udara yang diluncurkan koalisi pimpinan Arab Saudi. Kericuhan ini juga menyebabkan kerusakan pada puluhan tank dan kendaraan tempur," terang seorang saksi mata, seperti dilansir dari Time, Minggu (20/12/2015).

Saksi mata menambahkan, pasukan pemerintah Yaman semakin maju melintasi perbatasan dari wilayah Saudi setelah pelatihan di sana selama berbulan-bulan.

Bentrokan ini sayangnya terjadi bertepatan saat kelompok pemberontak Houthi dan Yemen's Internationally Recognized Government tengah melakukan perundingan damai dengan Pemerintah Yaman melalui mediasi PBB di Jenewa, Swiss.

Dikabarkan, perwakilan dari kelompok pemberontak Yaman menolak menghadiri perundingan damai di Swiss  sebagai bentuk protes atas pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan Pemerintah Yaman saat menyerbu kota-kota mereka secara mendadak.

Pemberontak, yang dikenal sebagai Houthi, mengatakan mereka tidak akan melanjutkan perundingan, kecuali PBB mengutuk pelanggaran yang dilakukan pasukan pemerintah Yaman selama seminggu gencatan senjata.

"Kami agak meragukan penangguhan tersebut. Namun saya menjamin kedua delegasi sudah memperbarui komitmen mereka terkait kesepakatan untuk melakukan gencatan senjata ini," kata utusan khusus PBB untuk menengahi konflik Yaman, Ismail Ould Cheikh Ahmed.

Ismail menjelaskan, PBB telah mendesak semua faksi dalam konflik untuk mengakhiri kekerasan dan mendesak untuk melanjutkan pembicaraan.

Tidak jelas sampai sejauh mana pertempuran baru ini akan memengaruhi alur perundingan damai di Swiss. Pada hari Kamis 17 Desember 2015, Houthi setuju untuk mengizinkan kembalinya pengiriman bantuan kemanusiaan ke wilayah kekuasaan para pemberontak, seperti Taiz serta kota-kota di Saada dan Hajjah.
(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 16:43

    PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning

    PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:39

    Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas

    SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar

  • Kamis, 11 Jun 2026 16:35

    Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana

    Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:53

    Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri

    KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo

  • Kamis, 11 Jun 2026 15:51

    SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional

    PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.