Jumat, 19 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Krisis Listrik Venezuela, Guaido: Pemerintahan Sosialis Tidak Becus

Internasional

Krisis Listrik Venezuela, Guaido: Pemerintahan Sosialis Tidak Becus

Kamis, 28 Mar 2019 11:51
Detik.com
CIRACAS - Pemerintah Venezuela meminta kepada semua pekerja dan pelajar agar tinggal di rumah karena negara itu mengalami pemadaman listrik yang sudah memasuki hari kedua.

Rumah sakit, transportasi umum, air dan layanan umum lainnya terdampak langsung akibat pemadaman listrik tersebut.

Ibu kota Venezuela, Caracas, untuk pertama kalinya terlihat gelap gulita pada hari Senin. Daya listrik sempat pulih empat jam kemudian, namun pemadaman kedua terjadi.

Pemadaman listrik berskala nasional - yang terjadi beberapa hari pada awal bulan ini - telah mendorong aksi penjarahan dan melahirkan frustrasi di kebanyakan warga di sebagian wilayah negara itu.

Presiden Venezuela, Nicols Maduro menyatakan terjadinya pemadaman listrik akibat "serangan" kubu oposisi, yang dipimpin Juan Guaido.

Sebaliknya, kubu oposisi mengatakan terjadinya pemadaman listrik akibat minimnya investasi dan praktek korupsi selama dua dekade oleh pemerintahan sosialis.

"Tidak ada yang bisa dikerjakan," Yendresca Munoz, analis bank berusia 34 tahun yang tinggal di Caracas mengatakan kepada kantor berita Reuters.

"Selama hari-hari gelap, kamu tidak bisa melakukan apapun. Tidak ada internet, tidak ada akses ke anjungan uang tunai."

Kota-kota besar lainnya, termasuk Barquisimeto, Maracaibo yang terletak di barat negara itu, juga dilaporkan terkena dampak pemadaman listrik.

Di akun Twitternya, Guaido mengatakan: "Ketika masyarakat membutuhkan kepastian di tengah-tengah pemadaman listrik yang tidak menentu, bagaimana mereka bisa terus-menerus mengulangi alasan 'perang listrik' dan sabotase?"

Sejak Januari lalu, pemimpin oposisi telah terjebak dalam perebutan kekuasaan dengan pemerintahan Maduro, yang bergulat menghadapi krisis ekonomi yang parah.

Pekan lalu, anak buah Guaido ditangkap atas tuduhan terorisme yang makin meningkatkan eskalasi krisis politik di negeri itu.

Apa yang terjadi?

Listrik padam terjadi di Caracas sekitar pukul 13:20 pada hari Senin, menyebabkan kekacauan ketika sistem transportasi umum metro ditutup dan ribuan orang harus pulang dengan berjalan kaki atau dengan menumpang bus.

Listrik sempat pulih sekitar empat jam kemudian, tetapi dimatikan lagi pada pukul 21:50, menurut Menteri Informasi Jorge Rodrguez seperti dikutip oleh kantor berita Efe.

Sebelumnya, dia muncul di TV pemerintah untuk mengulangi pernyataan apa yang disebutnya sebagai sabotase oleh kubu oposisi, dan bukan karena kurangnya pemeliharaan yang memadai sehingga menyebabkan pemadaman.

Dia juga mengatakan bahwa para peretas menyerang jaringan komputer di bendungan pembangkit listrik tenaga air utama negara itu.

Jorge Rodrguez mengklaim bahwa kasus pemadaman listrik pertama telah diperbaiki. Namun pada pemadaman listrik yang kedua, mereka mengaku belum mampu memulihkannya.

Akibat daya listrik yang rendah, para pemirsa TV tidak bisa melihat tayangan pidato Rodrguez karena gambarnya buram, seperti dilaporkan wartawan surat kabar Guardian Inggris melalui cuitannya di Tweeter dari Caracas.

Sementara itu, Menteri Energi dan Pertambangan Brasil, Bento Albuquerque mengatakan bahwa sejak 7 Maret, Venezuela gagal memenuhi komitmennya untuk memasok listrik ke negara bagian Roraima di Brasil utara.

Dia mengatakan Brasil tengah membangun saluran transmisi untuk menghubungkan Roraima ke seluruh jaringan listrik di Brasil pada paruh kedua tahun ini dan diharapkan selesai pada 2021, sehingga tidak tergantung pada Venezuela.

Dia menambahkan bahwa Brasil juga akan mencari jalan keluar melalui opsi energi terbarukan, seperti angin dan matahari, sebagai alternatif lain agar tidak mengandalkan pasokan daya listrik dari Venezuela.


Sumber: detik.com
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 19 Jun 2026 16:23

    Tepis Isu Sulit Dikonfirmasi, Kabid Humas Polda Riau Jelaskan Aturan Baru Ekspos Berita Sesuai Perkap Nomor 6 Tahun 2023

    PEKANBARU - Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kepolisian Daerah (Polda) Riau, Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, SH, MSi memaparkan mekanisme terbaru terkait komunikasi publik di lingkung

  • Jumat, 19 Jun 2026 16:19

    Lewat Literasi Digital, PHR Dukung Wartawan Semakin Adaptif dan Profesional

    DURI, 19 Juni 2026 â€" Di tengah derasnya arus disrupsi teknologi dan kompleksitas informasi industri hulu migas, kolaborasi solid antara industri dan jurnalis menjadi kunci utama dalam mengawal kedau

  • Jumat, 19 Jun 2026 15:08

    Ketagihan Judol, Sales Toko Bangunan di Dumai Nekat Gelapkan Uang Pelanggan Belasan Juta

    DUMAI â€" Jajaran Polsek Dumai Barat berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penggelapan dalam jabatan yang terjadi di salah satu toko bangunan di Kota Dumai. Seorang pria berinisial FH (2

  • Jumat, 19 Jun 2026 14:45

    Kodim 1714/Puncak Jaya Laksanakan Kegiatan Jumat Sehat

    Mulia â€" Kodim 1714/Puncak Jaya kembali melaksanakan kegiatan Jumat Sehat yang diikuti oleh prajurit dan anggota Persit KCK Cabang XLI Dim 1714/PJ. Kegiatan ini merupakan agenda rutin satuan yang ber

  • Jumat, 19 Jun 2026 14:40

    Hotel Sultan Dikuasai Negara, Proses Angkut Barang Dimulai Besok

    Jakarta - Proses pemindahan barang pasca-eksekusi pengosongan Hotel Sultan akan mulai dilakukan pada Sabtu, 20 Juni 2026. Saat ini, tim masih melakukan pendataan dan pengemasan seluruh barang yang ber

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.