Minggu, 28 Jun 2026

Lacak Lokasi MH370 dengan Puing Pesawat Mustahil Dilakukan

Sabtu, 01 Agu 2015 09:25
Reuters
Puing pesawat yang diduga berasal dari MH370 ditemukan di Pulau Reunion.

WELLINGTON-Penemuan bagian pesawat yang diduga berasal dari pesawat Malaysia Airlines MH370 di Pulau Reunion, Samudera Hindia memberikan sedikit harapan untuk menemukan pesawat yang telah hilang selama lebih dari satu tahun itu. Jika kepingan sayap pesawat itu benar-benar berasal dari MH370, banyak pihak berharap dapat menemukan posisi pesawat dengan melacak kembali asal puing itu menggunakan pengetahuan mengenai arus laut.

Ahli kelautan Australia, David Griffin mengungkapkan bahwa cara tersebut hampir tidak mungkin untuk dilakukan. Dia mengibaratkan cara tersebut seperti membuat model keramaian sebuah kota besar dan mencoba memprediksi perjalanan seseorang yang secara acak ditemui di tengah jalan.

Akan tetapi, ahli kelautan dari University of Western Australia, Professor Charitha Pattiaratchi, ternyata berhasil memprediksi kemungkinan puing-puing MH370 akan sampai di Madagaskar atau Pulau Reunion dalam jangka waktu seperti sekarang ini. Prediksi itu muncul dari penggunaan model komputer yang dilakukan Charitha tahun lalu. Meski begitu dia menyatakan tidak yakin akan percobaan pembalikan model yang dilakukannya untuk mencari tempat Boeing 777 itu berada.

"Dalam hal pencarian tempat peristirahatan terakhir (MH370), penemuan ini tidak memberi perbedaan yang berarti. Meskipun cukup membantu mementahkan teori konspirasi dan memberikan kepercayaan diri pada kami bahwa kami telah mencari di tempat yang tepat," kata Charitha, sebagaimana dilansir Associated Press, Jumat, (31/7/2015).

Para ahli kelautan sepakat bahwa arus di Samudera Hindia umumnya bergerak melawan arah jarum jam. Menurut mereka, jika pesawat Malaysia Airlines MH370 memang jatuh di lokasi yang diperkirakan, puing yang ditemukan akan terlebih dahulu mengambang ke Pulau Sumatera, sebelum berbelok ke arah barat melintasi India, menuju ke selatan hingga sampai di Reunion.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.