Jumat, 05 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Lebih 30.000 Sanksi Barat Coba Tekan Rusia, Mayoritas Berakhir Gagal

Internasional,

Lebih 30.000 Sanksi Barat Coba Tekan Rusia, Mayoritas Berakhir Gagal

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 01 Agu 2025 08:29
cakaplah.com
Mayoritas besar sanksi Barat terhadap Rusia tidak berhasil dan beberapa di antaranya terus diabaikan begitu saja.

Hal itu diungkapkan oleh ekonom, Dmitry Nekrasov dalam sebuah wawancara dengan surat kabar Le Monde.

Nekrasov yang pernah menjabat sebagai penasihat mantan Presiden Dmitry Medvedev, meninggalkan Rusia pada tahun 2014, dan ditetapkan sebagai agen asing tahun ini.

Sementara itu pada awal bulan ini, Uni Eropa (UE) menerapkan paket sanksi ke-18 terhadap Rusia, dengan menyebutnya sebagai "salah satu yang terkuat sepanjang masa."

Seperti diketahui Moskow sudah sejak lama menyebut langkah-langkah pembatasan tersebut sebagai tindakan ilegal. Nekrasov mengatakan, bahwa ekonomi Rusia mampu beradaptasi dan menguat meskipun menghadapi lebih dari 30.000 sanksi selama beberapa tahun terakhir.

Salah satu yang dinilai gagal adalah pembatasan harga minyak Rusia, "langkah-langkah yang tidak pernah berhasil," kata ekonom tersebut.

Kapal tanker biasanya memalsukan dokumen untuk mengklaim bahwa kargo mereka dihargai di bawah "batas harga," dan "kemudian mereka berhenti melakukannya," kata Nekrasov.

Menurut ekonom tersebut, 80 persen kapal yang disebut UE sebagai "armada bayangan" secara terbuka mengangkut minyak Rusia.

Sementara itu Moskow menghadapi biaya logistik tahunan yang meningkat USD5-7 miliar setelah mengekspor 35-40% minyak mentahnya ke India daripada menjual bahan bakar olahan ke EU.

Di sisi lain Rusia memperluas perdagangan dengan mitra BRICS seperti India, China, Brasil, dan negara-negara lainnya sejak Barat memberlakukan sanksi besar-besaran terhadap Rusia setelah eskalasi konflik Ukraina pada tahun 2022.

Selain itu lebih dari 90% perdagangan di antara anggota BRICS saat ini dilakukan dengan mata uang nasional.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.