- Home
- Internasional
- Ledakan Bom di Myanmar Tewaskan Lima Orang
Ledakan Bom di Myanmar Tewaskan Lima Orang
Senin, 23 Nov 2015 14:29
Seperti dikutip XinhuaNet, Senin (23/11/2015), ledakan bom itu berasal dari sebuagh rumah, di mana lima orang tewas dan tujuh lainnya luka berat.
Ledakan itu juga menghancurkan dua mobil dan sebuah motor yang ditengarai milik penghuni rumah tersebut.
Pihak aparat Myanmar segera mencapa lokasi dan melakukan investigasi. Hasil penyelidikan sementara, lima orang yang tewas kena ledakan tengah berada di lantai dasar.
Sementara tujuh lainnya yang selama berada di lantai atas. Ledakan ini juga sampai membuat Menteri U Hone Ngaing, menginspeksi langsung ke lokasi kejadian.
PTPN IV Tuntaskan Penanaman 9.000 Pohon di Bumi Lancang Kuning
PEKANBARU-PTPN IV melalui entitasnya di Riau, PTPN IV Regional III menuntaskan penanaman sedikitnya 9.000 bibit pohon di berbagai wilayah operasional sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam mend
Latsar CPNS Meranti Dimulai, Ratusan Calon ASN Ditempa Jadi Pelayan Publik Berintegritas
SELATPANJANG â€" Sebanyak 177 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai menjalani tahapan penting dalam perjalanan mereka menuju Aparatur Sipil Negar
Dapur MBG SPPG Umban Sari 02 Pekanbaru Hentikan Operasional Sementara, Diduga Terkendala Pencairan Dana
Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Umban Sari 02 Pekanbaru yang melayani Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan sementara mulai Kamis (11/6/2026).Informasi penghentian sementara
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se