- Home
- Internasional
- Luar Biasa, China Bangun Jalan Layang Kurang dari 48 Jam
Luar Biasa, China Bangun Jalan Layang Kurang dari 48 Jam
Jumat, 20 Nov 2015 14:27
Dalam sebuah rekaman yang dirilis Shanghaiist pada Jumat (20/11/2015), terlihat pembangunan jembatan Sanyuan di Beijing berlangsung mulai pukul 23.00 pada 13 November. Sejak saat itu, mesin-mesin konstruksi terus bekerja, mengangkut semen dan mengamplas jalan.
Penutupan jalan selama perbaikan bahkan tidak mempengaruhi kepadatan lalulintas di negeri yang berpenduduk lebih dari satu milia tersebut. Pembangunan pun selesai dua hari kemudian, 15 November sekira pukul 18.00 waktu setempat.
Menurut China Radio International (CRI), terdapat lebih dari 1.300 ton pelapis jalan dipakai dalam pembangunan tersebut.
Jembatan Sanyuan yang terdapat dalam video, terletak di timur laut jalur lingkar 3 Beijing. Jalan layang ini dibangun dengan tujuan menjadi jalur tercepat menuju bandara. Ia menghubungkan jalan Jingshun (China National Highway 101) dan jalur lingkar tiga yang saling terkait dengan akses penting lainnya.
Keterangan resmi pemerintah, pembangunan jalan layang itu memang menggunakan teknologi integrasi termuktahir. Dimana biasanya dengan teknologi konvensional, pembangunan serupa baru bisa diselesaikan sedikitnya 2 bulan.
Bandingkan dengan pembangunan sarana dan prasarana serupa di Indonesia. Selain berlarut-larut dan penuh kontroversi, kemacetan menjadi keniscayaan yang tak dapat dielakkan.
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T
Geger 3 Juta Data di Sistem eVisa Bocor, Imigrasi: Hoaks!
JAKARTA - Geger kabar kebocoran sistem e-Visa Indonesia yang menyebabkan bocornya 3 juta data imigrasi. Kabar itu langsung dibantah Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi dan dipastikan hoaks.Hal
Mensos Tegaskan Kabar Bansos Dikurangi Adalah Hoaks
JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta masyarakat lebih waspada terhadap maraknya narasi hoaks dan informasi menyesatkan terkait bantuan sosial (bansos). Ia meneg
72 Kloter Diterbangkan ke Saudi, Kemenhaj: 17.747 Jamaah Haji Sudah Tiba di Madinah
JAKARTA - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menyampaikan sebanyak 28.274 jamaah haji dari 72 kelompok terbang (kloter) telah diterbangkan ke Arab Saudi. Dari jumlah tersebut, sebanyak 17.747