Rabu, 01 Jul 2026

Internasional

Mahathir: Banyak Orang Minta Najib Ditangkap, Itu Tak Mudah

Senin, 11 Jun 2018 11:05
Reuters
Mahathir Mohamad saat ada di Tokyo
Tokyo - Banyak orang meminta agar mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak segera ditangkap, namun PM Mahathir Mohamad menyebut hal itu tidak mudah. Diungkapkan Mahathir bahwa bukti-bukti masih terus dikumpulkan terkait Najib.

Seperti dilansir media Malaysia, The Star dan Malay Mail, Senin (11/6/2018), Mahathir menyatakan Najib belum ditangkap karena bukti-bukti masih dikumpulkan untuk membangun kasus yang kuat. Diketahui bahwa Najib terseret skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).

"Orang-orang menunggu -- kapan kita akan menangkap Najib Tun Razak?" ucap Mahathir saat berpidato di hadapan 250 warga Malaysia dalam kunjungan ke Tokyo, Jepang, pada Minggu (10/6) waktu setempat.

"Itu tidak mudah. Kita harus mencari bukti yang akan memperkuat di pengadilan," imbuhnya.

"Jika buktinya tidak kuat dan dia tidak dinyatakan bersalah oleh pengadilan, maka semua hal yang telah kita lakukan dan katakan akan dipertanyakan orang-orang," tegas Mahathir.

Dinyatakan Mahathir, bahwa dengan bukti yang benar, 'semoga' Najib akan dinyatakan bersalah oleh pengadilan.

"Saya bilang 'semoga' karena pilihan rakyat harus dihormati dan kita ingin menjadi negara demokratis," ujar Mahathir, sembari menyatakan pemerintahan Pakatan Harapan yang dipimpinnya tidak akan mempengaruhi proses hukum dan peradilan.

"Kita tidak ingin terburu-buru menjebloskan orang ke penjara dan berharap agar bisa mengumpulkan cukup bukti untuk mendakwa Najib di pengadilan," ucapnya lagi.

Soal pencegahan Najib dan istrinya, Rosmah Mansor, ke luar negeri, Mahathir menyebut hal itu seharusnya membuat Najib lega. Beberapa waktu lalu, Najib dan istrinya dimintai keterangan oleh Komisi Antikorupsi Malaysia (MACC) soal aliran dana dari SRC International, anak perusahaan 1MDB, ke rekening pribadi Najib.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:19

    Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional

    BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor