- Home
- Internasional
- Malaysia Gelar Kencan Halal
Malaysia Gelar Kencan Halal
Selasa, 06 Okt 2015 08:52
Dalam acara ini, para pria dan wanita dipersilakan untuk memilih tiga calon yang menurut mereka sesuai. Keduanya akan dipertemukan dengan pihak wanita harus ditemani wali atau orang tuanya hingga dinikahi atau sudah diizinkan untuk menikah. Pertemuan juga dibatasi hanya tiga kali.
"Halal speed dating dimaksudkan untuk mempertemukan seorang laki-laki dan perempuan dengan tujuan untuk menikah. Kami tidak setuju dengan kencan yang biasa dilakukan anak muda Malaysia," ujar Zuhri Yuhyi, penggagas ide ini seperti dilaporkan Thompson Reuters Selasa (6/10/2015).
Zuhri mengungkapkan fakta bahwa tidak hanya mereka yang beragama Islam saja yang mengikuti gelaran ini, namun juga dari penganut agama lain. Pria 34 tahun ini mengklaim bahwa anak-anak muda Malaysia mencari alternatif cara untuk berkencan selain lewat media sosial. Sistem ini diklaim akan mengurangi seks pranikah yang menurut mereka adalah dampak negatif dari mencari pasangan lewat media sosial.
Sekira 2.300 orang sudah mendaftar untuk mengikuti gelaran yang sudah dua kali digelar di Kuala Lumpur ini. Mayoritas pendaftar adalah muda-mudi berusia 25 sampai 35 tahun. Mereka berharap dapat menemukan pasangan hidup lewat dengan cara yang sesuai dengan ajaran agama.
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,