- Home
- Internasional
- Malaysia Negara Multiras yang Bermula dari Negritos dan Sriwijaya
Internasional
Malaysia Negara Multiras yang Bermula dari Negritos dan Sriwijaya
Rabu, 07 Sep 2016 13:25
NEGERI Jiran Malaysia adalah negara yang paling dekat kekerabatannya dengan Indonesia, baik dari segi historis, geografis, maupun demografis. Pada masa awal pendudukan, negara di ujung pulau ini didiami oleh bumiputera di negara mereka yang disebut Negritos. Julukan itu didapat dari orang Eropa yang menjajahnya. Istilah tersebut diambil dari bahasa Spanyol yang berarti 'negro' atau warga kulit hitam kerdil dari Afrika.
Etnis Negrito menunjukkan pribumi negara ini memiliki kedekatan genetik dengan suku bangsa di negara kepulauan di Asia Tenggara. Sebut saja di antaranya dengan India (suku Negrito di Pulau Andaman dan Nicobar), Filipina (di Luzon, Palawan, Panay, Negros, dan Mindanao), serta dengan negara yang berbatasan dekat dengannya, yakni Thailand (di bagian selatan).
Sebelum masuk era penjajahan Eropa, Malaysia sejatinya adalah bagian dari kerajaan maritim terbesar di Nusantara, yakni Sriwijaya. Sebelum 600 M, Indonesia belum terbentuk dan masih terbagi atas kerajaan-kerajaan. Sampai pada akhirnya, kerajaan ini runtuh akibat invasi Singasari pada 1288. Keturunan terakhirnya, Raja Parameswara mendirikan negara baru di Malaka pada 1402, lalu pindah agama dari Buddha menjadi Islam. Inilah yang jadi cikal bakal Malaysia yang kita kenal saat ini.
Sepanjang sejarah, Malaysia yang letaknya sangat strategis dan kaya akan sumber daya alam kelautan dan perkebunan mulai menarik perhatian bangsa Eropa. Tercatat dalam Wonderful Malaysia, Rabu (7/9/2016), Negeri Menara Petronas pernah dijajah oleh bangsa Portugis pada 1511, berlanjut jatuh ke tangan kongsi dagang Belanda (VOC) pada 1641. Kemudian diambil alih Inggris pada 1795. Terakhir, Jepang yang juga menjajah Indonesia, menarik garis kolonialnya hingga ke Malaysia. Akan tetapi, pendudukan Jepang tidak bertahan lama karena kalah dalam Perang Dunia II.
Tidak mau diinjak-injak oleh bangsa asing terus-menerus, warga Melayu lantas menggelorakan perlawanan. Pemberontakan oleh kaum komunis Malaysia meletus pada 1948-1960. Saat itu, negara federasi Malaysia yang terdiri dari 11 negara bagian sudah terbentuk. Penang dan Malaka berada di bawah pendudukan Inggris. Hingga pada 31 Agustus 1957, Malaysia akhirnya bisa terbebas, merdeka seutuhnya dari penjajahan Inggris. Meski begitu, pemberontakan masih berlangsung. Negara yang baru lahir ini perlu banyak belajar untuk bersatu dan berdaulat sepenuhnya.
Pada 1965, negara ini terpecah. Singapura memutuskan cerai dari Malaysia. Hubungan diplomatik dengan Filipina dan Indonesia juga memburuk dua tahun sebelumnya.
Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Soekarno terus menyerukan 'ganyang Malaysia'. Kedua negara berkonfrontasi keras soal kedaulatan maritim. Kapal-kapal nelayan di barisan depan Pantai Sarawak ditenggelamkan dan di atas Sabah, pesawat-pesawat tempur berseliweran. Indonesia-Malaysia baru berdamai lagi setelah lengsernya Soekarno. Meskipun terkait batas maritim, Malaysia hingga saat ini masih berseteru dengan Singapura, Filipina, dan juga Indonesia.
Sejak kemerdekaan, negara semenanjung ini dipimpin oleh Barisan Nasional (UMNO). Malaysia menganut sistem pemerintahan monarki konstitusional. Kepala negaranya adalah seorang raja yang disebut Yang di-Pertuan Agong. Sementara tata kelola pemerintahan dipegang oleh perdana menteri. Saat ini, PM Malaysia adalah Najib Tun Razak, putra dari PM kedua Malaysia, Tun Abdul Razak.
Najib naik ke pemerintahan di Malaysia pada 2008. Dia pernah terlibat kasus pembunuhan terhadap model papan atas di negaranya. Akan tetapi, proses hukumnya tidak jelas dan seolah lenyap.
Namanya semakin harum ketika lawan politiknya, Anwar Ibrahim, terjerat kasus sodomi. Anwar dipenjara sembilan tahun karena terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap pelayan laki-lakinya yang berusia 23 tahun saat kejadian. Kini Anwar telah bebas. Setelah 18 tahun bermusuhan dengan Mahathir Mohamad, keduanya dikabarkan telah berbaikan kembali.
Namun kini nama besar Najib mulai menurun, setelah dirinya dikaitkan dengan kasus korupsi. Melalui program 1MDB (1Malaysia Development Berhad), PM ke-6 Malaysia tersebut dituduh menyelewengkan dana multimiliar dolar. Posisinya saat ini semakin terdesak untuk mundur, menyusul datangnya gugatan dari Departemen Kehakiman Amerika Serikat, demonstrasi besar-besaran dari warga negaranya, dan tuntutan dari mantan PM Malaysia selama 22 tahun, Mahathir Mohamad.
Terkait kondisi dalam negeri Malaysia saat ini, isu virus zika sedang mewabah. Seorang perempuan Malaysia berumur 47 tahun menjadi korban pertamanya. Kasus ini merebak setelah ada pengumuman virus itu telah mencapai level mengkhawatirkan di Singapura, ada ratusan orang terjangkit.
Sehari sebelum perayaan kemerdekaan, negara yang memiliki semboyan 'Bersekutu Bertambah Mutu' itu diserang oleh sekelompok terorisme. Namun semua berhasil diredam sebelum menjatuhkan banyak korban jiwa. Tiga orang ditangkap unit kontra terorisme Malaysia karena kedapatan merencanakan pelemparan granat ke kantor polisi, kuil Hindu, dan tempat-tempat ramai lain selama peringatan Hari Merdeka. Ketiganya berencana terbang ke Suriah usai melancarkan aksinya. (Okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener