Sabtu, 18 Apr 2026

Internasional,

Menkeu Israel Desak Netanyahu Segera Caplok Gaza

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 29 Agu 2025 10:37
Berita satu.com
Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich pada Kamis (28/8/2025) mendesak pemerintah untuk segera mencaplok sebagian Jalur Gaza apabila kelompok militan Palestina, Hamas, tetap menolak menyerah dan meletakkan senjata.

Politikus sayap kanan, yang menentang kesepakatan damai dengan Hamas untuk mengakhiri perang hampir dua tahun terakhir, memaparkan rencananya dalam konferensi pers di Yerusalem dengan tajuk “Menang di Gaza pada akhir tahun”.

Dalam usulan tersebut, Hamas diberi ultimatum untuk menyerah, melucuti senjata, serta membebaskan para sandera yang ditahan sejak serangan 7 Oktober 2023. Jika tuntutan itu ditolak, Smotrich mengusulkan agar Israel mencaplok satu bagian Gaza setiap minggu selama empat pekan, sehingga mayoritas wilayah Gaza berada di bawah kendali penuh Israel.

Menurut rencana Smotrich, warga Palestina akan diarahkan bergerak ke selatan Gaza. Selanjutnya, pasukan Israel akan mengepung bagian utara dan tengah wilayah tersebut untuk menghabisi militan Hamas, sebelum dilanjutkan dengan aneksasi penuh.

“Ini bisa dicapai dalam tiga hingga empat bulan,” ujarnya.

Pernyataan Smotrich muncul di tengah operasi militer besar-besaran Israel untuk merebut kendali Kota Gaza, kota terbesar di wilayah itu, meski menuai kekhawatiran akan keselamatan warga sipil. Lebih dari dua juta penduduk Gaza dilaporkan telah mengungsi setidaknya sekali sejak perang pecah.

Smotrich juga mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar segera mengadopsi rencana tersebut sepenuhnya.

Hamas mengecam proposal tersebut, menyebutnya sebagai dukungan terbuka terhadap kebijakan pemindahan paksa dan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina.

Smotrich dikenal sebagai salah satu tokoh sayap kanan dalam koalisi penguasa Israel yang mendorong pembangunan kembali permukiman Yahudi di Jalur Gaza, wilayah yang ditinggalkan Israel pada 2005.

Pekan lalu, ia juga mengesahkan proyek besar di kawasan E1 di Tepi Barat yang diduduki. Proyek ini dinilai para pengkritik mengancam masa depan negara Palestina yang berdaulat, sementara Smotrich menegaskan proyek tersebut bertujuan untuk mengubur gagasan negara Palestina.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.