Rabu, 01 Jul 2026

Internasional,

Menkeu Israel Desak Netanyahu Segera Caplok Gaza

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 29 Agu 2025 10:37
Berita satu.com
Menteri Keuangan Israel, Bezalel Smotrich pada Kamis (28/8/2025) mendesak pemerintah untuk segera mencaplok sebagian Jalur Gaza apabila kelompok militan Palestina, Hamas, tetap menolak menyerah dan meletakkan senjata.

Politikus sayap kanan, yang menentang kesepakatan damai dengan Hamas untuk mengakhiri perang hampir dua tahun terakhir, memaparkan rencananya dalam konferensi pers di Yerusalem dengan tajuk “Menang di Gaza pada akhir tahun”.

Dalam usulan tersebut, Hamas diberi ultimatum untuk menyerah, melucuti senjata, serta membebaskan para sandera yang ditahan sejak serangan 7 Oktober 2023. Jika tuntutan itu ditolak, Smotrich mengusulkan agar Israel mencaplok satu bagian Gaza setiap minggu selama empat pekan, sehingga mayoritas wilayah Gaza berada di bawah kendali penuh Israel.

Menurut rencana Smotrich, warga Palestina akan diarahkan bergerak ke selatan Gaza. Selanjutnya, pasukan Israel akan mengepung bagian utara dan tengah wilayah tersebut untuk menghabisi militan Hamas, sebelum dilanjutkan dengan aneksasi penuh.

“Ini bisa dicapai dalam tiga hingga empat bulan,” ujarnya.

Pernyataan Smotrich muncul di tengah operasi militer besar-besaran Israel untuk merebut kendali Kota Gaza, kota terbesar di wilayah itu, meski menuai kekhawatiran akan keselamatan warga sipil. Lebih dari dua juta penduduk Gaza dilaporkan telah mengungsi setidaknya sekali sejak perang pecah.

Smotrich juga mendesak Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar segera mengadopsi rencana tersebut sepenuhnya.

Hamas mengecam proposal tersebut, menyebutnya sebagai dukungan terbuka terhadap kebijakan pemindahan paksa dan pembersihan etnis terhadap rakyat Palestina.

Smotrich dikenal sebagai salah satu tokoh sayap kanan dalam koalisi penguasa Israel yang mendorong pembangunan kembali permukiman Yahudi di Jalur Gaza, wilayah yang ditinggalkan Israel pada 2005.

Pekan lalu, ia juga mengesahkan proyek besar di kawasan E1 di Tepi Barat yang diduduki. Proyek ini dinilai para pengkritik mengancam masa depan negara Palestina yang berdaulat, sementara Smotrich menegaskan proyek tersebut bertujuan untuk mengubur gagasan negara Palestina.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor