Rabu, 01 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Menlu: Terpilih Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB, Ini yang Akan Dilakukan Indonesia

Internasional

Menlu: Terpilih Jadi Anggota Tidak Tetap DK PBB, Ini yang Akan Dilakukan Indonesia

Sabtu, 09 Jun 2018 09:40
sumber: Kementerian Luar Negeri RI
Manteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi di Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB, New York (17/5)

New York - Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi memaparkan misi prioritas Indonesia yang baru saja terpilih menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019 - 2020.

Pemaparan itu disampaikan Menlu Retno di Markas Besar PBB di New York lewat sebuah sambungan video teleconference kepada sejumlah wartawan di Jakarta, Jumat 8 Juni 2018 pukul 22.40 WIB.

Menlu Retno, yang baru saja mengikuti proses pemungutan suara pemilihan Anggota Tidak Tetap DK PBB dalam Majelis Umum PBB mengatakan, perdamaian dan stabilitas adalah salah satu misi prioritas Indonesia.

"Sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB periode 2019 - 2020, Indonesia berkomitmen untuk menciptakan ekosistem perdamaian dan stabilitas global," ujar Menlu RI, Jumat (8/6/2018).

Retno juga menjelaskan, Indonesia turut berkomitmen untuk menciptakan iklim dialog (habit of dialog) di antara anggota Dewan Keamanan dan PBB secara keseluruhan.

"Indonesia juga akan meningkatkan kapasitas Pasukan Perdamaian PBB, termasuk peran perempuan," tambahnya.

Lebih lanjut, Indonesia berkomitmen untuk meningkatkan sinergitas antara seluruh organisasi kawasan dengan DK PBB untuk menjaga perdamaian.

Retno menambahkan, Indonesia akan berperan bersama masyarakat internasional terkait isu terorisme dan ekstremisme.

"Indonesia juga akan mendorong comprehensive approach untuk memerangi terorisme, radikalisme, dan ekstremisme," tambahnya.

"Terakhir, Indonesia juga akan mendorong kemitraan global, agar tercapai sinergi antara penciptaan perdamaian dan pembangunan berkelanjutan ... yang tentunya akan berkontribusi dalam pencapaian agenda pembangunan PBB 2030."

Selain keempat isu di atas, isu Palestina juga akan menjadi perhatian Indonesia selama menjadi Anggota Tidak Tetap DK PBB.

Retno juga mengatakan, Indonesia akan mengajak anggota DK PBB untuk bekerja lebih efisien, efektif, dan akuntabel dalam menghadapi perdamaian dan pembangunan global.

Indonesia telah terpilih menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB untuk Periode 2019 - 2020, setelah sukses menjaring suara yang dibutuhkan dalam voting yang dilakukan dalam Majelis Umum PBB di New York pada Jumat, 8 Juni 2018 pukul 09.00 waktu setempat.

Pemungutan suara diikuti oleh 190 negara -- dari total 193-- anggota Majelis Umum PBB. Tiga negara tak ikut serta dalam pemungutan suara tersebut.

Syarat agar kandidat dapat terpilih dalam proses voting itu adalah harus berhasil mengumpulkan 127 suara (atau 2/3 dari anggota tetap PBB). Dan, suara yang dikumpulkan oleh kandidat harus melebih negara saingan dalam satu grup yang sama.

Dengan total suara sebanyak 144, Indonesia berhasil mengumpulkan vote lebih banyak dibandingkan Maladewa --saingannya dalam grup Asia-Pasifik-- yang hanya menjaring 46 suara. Demikian seperti ditayangkan dalam saluran siaran langsung PBB via daring, Webtv.un.org, Jumat, (8/6/2018).

Indonesia akan menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB bersama dengan negara dari grup lain yang berhasil mengumpulkan suara terbanyak dalam voting tersebut.

Mereka antara lain, Jerman (184) dan Belgia (181) dari Grup Eropa Barat dan Negara Lain; Afrika Selatan (183) dari Grup Afrika; serta Republik Dominika (184) dari Grup Amerika Latin dan Karibia.

Kesuksesan ini membuat Indonesia kembali terpilih sebagai Anggota Tidak Tetap DK PBB untuk keempat kalinya sepanjang sejarah Tanah Air, setelah sebelumnya pernah menduduki kursi tersebut pada periode 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008.

(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:19

    Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional

    BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor