Senin, 27 Apr 2026

Menlu Turki: Kesabaran Kami Terhadap Rusia Ada Batasnya

Sabtu, 12 Des 2015 14:22
Reuters
Menlu Turki, Mevlut Cavusoglu
ANKARA – Menteri Luar Negeri (Menlu) Turki Mevlut Cavusoglu pada Jumat 11 Desember mengatakan, kesabaran Pemerintah Turki terhadap Rusia ada batasnya.

Ucapan Menlu Turki itu terlontar akibat tuduhan-tuduhan tentang bisnis minyak ISIS oleh Rusia. Setelah insiden tembak jatuh Sukhoi Rusia, Pemerintah Turki mendesak Negeri Beruang Merah untuk beraksi dengan tenang.

"Kami mengimbau Rusia, untuk beraksi dengan tenang dan tidak melayangkan tuduhan yang tidak berdasar. Namun, kami juga sampaikan bahwa kesabaran kami ada batasnya," ujar Menlu Cavusoglu kepada televisi lokal NTV dalam suatu wawancara, sebagaimana dikutip AFP, Sabtu (12/12/2015).

"Jika kami tidak membalas apa yang Rusia sejauh ini telah lakukan, itu bukan karena kami takut atau punya perasaan bersalah," lanjutnya.

Rusia diketahui telah menuding Turki menjalankan bisnis ilegal dengan ISIS. Rusia juga telah menjatuhkan serangkaian sanksi ekonomi atas Turki setelah jet-jet tempur Angkatan Udara (AU) Turki menembak jatuh satu jet tempur Su-24 di perbatasan Suriah pada 24 November 2015, yang memicu krisis terbesar antara kedua negara itu sejak Perang Dingin.

(aji)Menurut Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan yang membela tindakan AU-nya, jet tempur Su-24 Rusia telah melanggar kedaulatan wilayah udara Turki dan mengabaikan 10 kali peringatan yang telah disampaikan AU Turki.

Namun, berdasarkan analisa Kementerian Pertahanan Rusia, jet tempur Su-24 yang saat itu ditembak jatuh AU Turki dilaporkan masih berada di wilayah udara Suriah, bukan di perbatasan Turki. Pada saat jatuh pun, bangkai jet tempur Sukhoi itu pun berada di wilayah Suriah, bukan Turki.

"Kami bertindak dengan sabar supaya hubungan Rusia-Turki kembali ke hari-hari sebelum insiden itu," imbuh Menlu Cavusoglu.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 26 Apr 2026 21:37

    Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?

    JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:34

    Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?

    BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:32

    Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya

    JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:30

    AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas

    JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga

  • Minggu, 26 Apr 2026 21:27

    Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi

    WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.