Rabu, 10 Jun 2026

Internasional,

Muhammadiyah Kecam Rencana Israel Relokasi Warga Gaza

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 18 Agu 2025 09:02
Berita satu.com
Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas mengecam rencana Israel memindahkan paksa atau relokasi warga Gaza utara ke wilayah selatan. Ia menilai langkah itu merupakan bagian dari strategi Israel untuk mencaplok Gaza secara bertahap.

“Jangankan memindahkan warga Gaza utara ke selatan, Netanyahu dan Donald Trump malah pernah mengusulkan agar seluruh rakyat Gaza dievakuasi ke luar negeri, termasuk ke Indonesia. Mereka berdalih akan membangun kembali Gaza yang hancur, padahal tujuannya jelas, ingin mencaplok Gaza dan menjadikannya bagian dari Israel,” kata Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (18/8/2025).

Menurutnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memiliki ambisi besar mendirikan Israel Raya yang mencakup wilayah Palestina, Suriah, Lebanon, Yordania, sebagian Mesir, Arab Saudi, hingga Irak.

“Usaha Israel memaksa warga Gaza utara pindah ke selatan merupakan strategi untuk menduduki Gaza secara bertahap demi mewujudkan Israel Raya. Itu sudah menjadi cita-cita zionis Israel,” ujarnya.

Anwar Abbas mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional tidak berdiam diri. Ia menekankan pentingnya langkah tegas dunia untuk mencegah rencana tersebut.

“Kita berharap dunia, termasuk PBB, jangan berdiam diri. Mereka harus mencegah tindakan Israel ini karena jelas merupakan niat jahat untuk mencaplok wilayah Gaza yang sangat strategis,” sergahnya.

Sebelumnya, Reuters melaporkan militer Israel bersiap merelokasi warga Gaza utara dengan dalih keselamatan warga jelang serangan baru. Israel berjanji menyediakan tenda dan peralatan perlindungan melalui penyeberangan Kerem Shalom di Gaza selatan dengan dukungan PBB dan organisasi bantuan internasional.

Namun rencana tersebut memicu keprihatinan internasional. Namun seorang juru bicara Kantor PBB untuk koordinasi urusan kemanusiaan menilai relokasi hanya akan menambah penderitaan warga Gaza yang kini berjumlah sekitar 2,2 juta jiwa.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.