Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Muhammadiyah Kecam Rencana Israel Relokasi Warga Gaza

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 18 Agu 2025 09:02
Berita satu.com
Ketua Pengurus Pusat Muhammadiyah Anwar Abbas mengecam rencana Israel memindahkan paksa atau relokasi warga Gaza utara ke wilayah selatan. Ia menilai langkah itu merupakan bagian dari strategi Israel untuk mencaplok Gaza secara bertahap.

“Jangankan memindahkan warga Gaza utara ke selatan, Netanyahu dan Donald Trump malah pernah mengusulkan agar seluruh rakyat Gaza dievakuasi ke luar negeri, termasuk ke Indonesia. Mereka berdalih akan membangun kembali Gaza yang hancur, padahal tujuannya jelas, ingin mencaplok Gaza dan menjadikannya bagian dari Israel,” kata Anwar Abbas dalam keterangan tertulisnya kepada wartawan, Senin (18/8/2025).

Menurutnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memiliki ambisi besar mendirikan Israel Raya yang mencakup wilayah Palestina, Suriah, Lebanon, Yordania, sebagian Mesir, Arab Saudi, hingga Irak.

“Usaha Israel memaksa warga Gaza utara pindah ke selatan merupakan strategi untuk menduduki Gaza secara bertahap demi mewujudkan Israel Raya. Itu sudah menjadi cita-cita zionis Israel,” ujarnya.

Anwar Abbas mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan komunitas internasional tidak berdiam diri. Ia menekankan pentingnya langkah tegas dunia untuk mencegah rencana tersebut.

“Kita berharap dunia, termasuk PBB, jangan berdiam diri. Mereka harus mencegah tindakan Israel ini karena jelas merupakan niat jahat untuk mencaplok wilayah Gaza yang sangat strategis,” sergahnya.

Sebelumnya, Reuters melaporkan militer Israel bersiap merelokasi warga Gaza utara dengan dalih keselamatan warga jelang serangan baru. Israel berjanji menyediakan tenda dan peralatan perlindungan melalui penyeberangan Kerem Shalom di Gaza selatan dengan dukungan PBB dan organisasi bantuan internasional.

Namun rencana tersebut memicu keprihatinan internasional. Namun seorang juru bicara Kantor PBB untuk koordinasi urusan kemanusiaan menilai relokasi hanya akan menambah penderitaan warga Gaza yang kini berjumlah sekitar 2,2 juta jiwa.***(Berita satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.