- Home
- Internasional
- NATO Tolak Kirim Tentara untuk Lawan ISIS
NATO Tolak Kirim Tentara untuk Lawan ISIS
Senin, 07 Des 2015 15:37
"Itu bukan agenda dari koalisi dan sekutu di NATO," kata Sekertaris Jendral NATO Jens Stoltenberg, sebagaimana dilansir dari The Star, Senin (7/12/2015).
Ia juga mengatakan bahwa pilihan pertempuran di darat saat ini hanya bisa diserahkan kepada pasukan khusus di Amerika Serikat (AS) karena NATO tidak berniat untuk mengirimkan tentaranya ke daratan Suriah untuk menggempur ISIS.
"AS memiliki sejumlah pasukan khusus di sana, walaupun sedikit, namun itu menguatkan kekuatan militer setempat. Walaupun menyerahkannya kepada AS bukan sebuah pilihan mudah, namun ini hanya ini pilihannya," sebagaimana dilansir dari Reuters, Senin (7/12/2015).
Stoltenberg juga mengatakan bahwa konflik ISIS bukanlah bentuk perang antara Barat dan dunia Islam, namun kepada bentuk gerakan 'ekstremisme' dan 'terorisme', sehingga tidak boleh ada stigma bahwa Islam terkait terorisme.
"Justru warga Muslim berada di garis depan perang ini. Bahkan, mayoritas korban adalah warga Muslim dan hampir semua yang memerangi ISIS adalah Muslim," paparnya.
Stoltenberg juga menambahkan bahwa NATO akan membantu Turki meningkatkan pertahanan udara mereka setelah insiden penembakan kapal bomber Rusia, dan akan hal tersebut akan mulai diterapkan sebelum Natal.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T