Minggu, 19 Apr 2026

Netizen Ini Prakarsai Dukungan kepada Pembuat Jam "Bom"

Kamis, 17 Sep 2015 16:40
BBC
Amneh Jafari mempelopori dukungan terhadap Ahmed Mohamed melalui kicauan #IStandWithAhmed
WASHINGTON – Dukungan terhadap Ahmed Mohamed menyita perhatian netizen beberapa jam terakhir. Bahkan #IStandWithAhmed menjadi viral di dunia maya karena lebih dari 700 ribu pengguna Twitter ikut mendukung bocah berusia 14 tahun yang ditangkap karena membawa jam buatan ke sekolah. Polisi menduga bahwa benda yang dibawa Ahmed adalah sebuah bom.

Dibalik dukungan itu, ada sosok wanita cantik bernama Amneh Jafari, mahasiswi University of Texas Arlington (UTA) yang memprakarsai gerakan dukungan terhadap Ahmed.

Setelah mengetahui adanya penangkapan tersebut, Amneh berkicau dalam akun media social Twitter miliknya, "Jika namanya adalah John, dia akan dicap sebagai jenius. Tetapi karena namanya Ahmed, dia dilabeli sebagai "tersangka" #standarganda #IStandWithAhmed."

Seperti dilansir BBC, Kamis (17/9/2015), Amneh menjelaskan bahwa dukungan yang menjadi Trending topic tersebut dimulai setelah ia melihat penuturan Ahmed di twitter. Sebagai anak tertua dari sembilan bersaudara, ia merasa ada kedekatan dengan kasus tersebut.

Ia menggungkapkan, dua adiknya memiliki usia yang tak jauh berbeda dengan Ahmed. Selain itu, beberapa temannya juga memiliki saudara yang bersekolah di MacArthur. Sehingga rasa simpatinya terhadap korban mendorong dirinya untuk membuat dukungan dari para netizen.

Amneh mengatakan, dirinya ingin menginformasikan kasus ini kepada masyarakat Dallas agar kejadian tersebut tidak terulang. Dengan membuat tagar #IStandWithAhmed melalui akun twitternya, kicauan pertamanya itu dibagikan ke sekitar 501 netizen atau dua kali lebih besar dari jumlah pengikutnya di Twitter.

Sebagai mantan presiden dari Asosiasi Pelajar Muslim di UTA, dia mengatakan, bahwa diskusi sentimen anti-Islam dan diskriminasi agama sudah menjadi topik yang familiar baginya.

"Orang-orang salah persepsi tentang Muslim," kata Amneh.

Dia mengaku cukup terkejut setelah mengetahui bahwa dukungannya terhadap ahmed justru diikuti ribuan netizen. "Saya merasa kata-kata itu memiliki arti yang kuat. Tidak hanya terkait dengan Ahmed, tetapi juga orang lain yang mendapat diskriminasi karena agama, ras, dan nama mereka."

Gerakan ini cepat menyebar dan keluarga Ahmed bahkan membuat laman Twitter resmi @IStandWithAhmed. Tidak berhenti sampai di situ, Presiden Barack Obama, Mark Zuckerberg, dan Google juga menggunakan tagar ini.

Bahkan, presiden Obama mengundang Ahmed ke gedung putih. Obama ingin mendorong Ahmed untuk terus berkarya.

"Sangat menakjubkan untuk melihat orang lain berdiri bersama dengan kami," kata Amneh terkait respons media sosial.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Minggu, 19 Apr 2026 11:30

    Dua Paket Sabu Disita, Polres Dumai Ringkus Tersangka di Bukit Kapur

    DUMAI - Berawal dari laporan masyarakat yang mencurigai adanya aktivitas transaksi narkotika, Satuan Reserse Narkoba Polres Dumai bergerak cepat hingga berhasil mengungkap kasus peredaran sabu di wila

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:47

    Bupati Kuansing Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang

    Kuansing-Bupati Kuansing Dr H Suhardiman Amby MM, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Sekretaris Jenderal PWI Pusat, H Zulmansyah Sekedang, pada Sabtu (18/4/2026) pukul 00.05 WIB.Uc

  • Sabtu, 18 Apr 2026 11:01

    Plt Gubri Sampaikan Duka Mendalam, Ajak Masyarakat Doakan Almarhum Zulmansyah Sekedang

    Pekanbaru-Kabar duka menyelimuti dunia jurnalistik Indonesia setelah Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang, meninggal dunia pada Sabtu 18 April 2026 dini ha

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:59

    Keluarga Besar PWI Berduka, Ketum Akhmad Munir: Kami Kehilangan Kader Terbaik

    Jakarta-Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.1

  • Sabtu, 18 Apr 2026 10:43

    Keluarga Besar PWI Berduka: Sekjen PWI Pusat Zulmansyah Sekedang Tutup Usia

    JAKARTA -Kabar duka menyelimuti dunia pers Indonesia. Sekretaris Jenderal Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Zulmansyah Sekedang (54), mengembuskan napas terakhir pada Sabtu dini hari pukul 00.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.