- Home
- Internasional
- Obama Kutuk Serangan Teroris di Paris
Obama Kutuk Serangan Teroris di Paris
Sabtu, 14 Nov 2015 09:48
"Ini adalah serangan terhadap kemanusiaan dan nilai-nilai universal yang kita anut. Kami siap untuk membantu pemerintah dan rakyat Prancis untuk merespon situasi ini," kata Obama sebagaimana dilansir Reuters, Sabtu (14/11/2015).
Obama mengatakan bahwa Prancis adalah negara yang telah lama menjadi sekutu AS, dan dia ingin mendukung mereka melewati tragedi ini bersama-sama. Ditambahkannya, AS mengerti apa yang saat ini dirasakan pemerintah dan warga Prancis, karena AS pernah mengalami hal serupa.
Dia menagatakan, tidak ingin berspekulasi menganai apa yang terjadi di Paris saat ini, dan akan menunggu perkembangan beberapa hari ke depan sebelum mengatakan siapa yang bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se
Istana Targetkan Perbaikan Tata Kelola MBG Rampung Sebulan Usai Dadan Cs Ditangkap
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bicara soal perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses perbaikan ditargetkan rampung satu bulan."Kita target awal satu bulan i
Israel Gempur Lebanon Selatan, 12 Orang Tewas
Beirut-Serangan udara Israel di wilayah selatan Lebanon menewaskan sedikitnya 12 orang pada Rabu (10/6/2026) menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Perdana Men
Kejagung Analisis 3 Barang Penting Ungkap Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah barang bukti dari enam lokasi penggeledahan di Jakarta. Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Ma