Jumat, 12 Jun 2026

PBB Temukan Bukti Penggunaan Sarin di Suriah

Selasa, 05 Jan 2016 15:26
Guardian
PBB menemukan bukti penggunaan senyawa kimia Sarin dalam konflik Suriah
NEW YORK – Sebuah badan yang ditunjuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menemukan sebuah fakta mengejutkan. Beberapa orang di Suriah disinyalir menjadi korban penggunaan senjata kimia berbahan senyawa Sarin yang dapat melumpuhkan syaraf.

Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) menemukan bukti tersebut setelah melakukan investigasi dari 11 kasus berdasarkan laporan yang diterima dari pemerintahan Suriah. Namun, organisasi yang berbasis di Den Haag, Belanda itu tidak merinci lokasi dan waktu terjadinya 11 insiden penggunaan senyawa kimia Sarin itu.

"Dalam satu contoh, analisis beberapa sampel darah mengindikasikan orang-orang tersebut pada terpapar senyawa kimia Sarin atau sesuatu yang mengandung senyawa Sarin," demikian bunyi laporan OPCW, seperti dikutip The Guardian, Selasa (5/1/2016).

"Penyelidikan lebih lanjut penting untuk menentukan kapan atau dalam situasi seperti apa penggunaan senjata tersebut terjadi," lanjut laporan kepada DK PBB tersebut.

Sebelumnya, OPCW juga menemukan penggunaan gas klorin dan moster dalam konflik di Suriah. DK PBB sendiri akan membahas penggunaan senjata kimia terlarang dalam konflik Suriah dalam pertemuan yang akan berlangsung siang waktu setempat di markas PBB di New York, Amerika Serikat.

Presiden Suriah Bashar al Assad dan kelompok pemberontak saling tuding satu sama lain terkait penggunaan senjata kimia dalam konflik yang sudah menewaskan lebih dari 250 ribu orang itu.

Pada Agustus 2013, pemerintahan Assad setuju untuk menyerahkan gudang senjata kimia milik mereka setelah ditemukan bukti penggunaan Sarin dalam sebuah serangan di pinggiran Damaskus. Semenjak itu, 99,6 persen senjata kimia di Suriah sudah dihancurkan.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 12 Jun 2026 15:04

    Demo Mahasiswa, Polisi Ingatkan Waspadai Provokasi

    Jakarta - Polisi mengingatkan mahasiswa yang akan menggelar aksi demo hari ini, Jumat (12/6/2026) agar mewaspadai pihak-pihak yang mencoba menunggangi demonstrasi. Mahasiswa diminta tetap fokus menyam

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:59

    Enam Tahanan Kabur Saat Dibawa Mobil Tahanan Kejari Pekanbaru Ke Pengadilan

     PEKANBARU- Enam tahanan kasus tindak pidana yang akan menjalani proses sidang di Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru, melarikan diri (kabur) dari mobil tahanan Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru.K

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:49

    Pertamina Patra Niaga Kilang Dongkrak Ekonomi UMKM Lokal Lewat Dukungan Kantin TA Mayor 2026

    PEKANBARU - Pelaksanaan kegiatan pemeliharaan kilang berskala besar atau Turn Around Mayor 2026 PT Pertamina Patra Niaga Refinery Unit Dumai (Kilang Pertamina Dumai) tak hanya menjadi momentum strateg

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:45

    Pemerintah Targetkan Revitalisasi 71.744 Sekolah pada 2026

    Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyampaikan pemerintah menargetkan revitalisasi 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia sepanjang 2026.Program tersebut men

  • Jumat, 12 Jun 2026 14:41

    Tegas, Iran Bakal Tindak Kapal Lintasi Selat Hormuz Tanpa Izin

    Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) wanti-wanti kapal yang mencoba melintasi Seat Hormuz tanpa izin. Sebelumnya, Iran kembali menutup Selat Hormuz di tengah meningkatnya eskalasi konflik Timur Teng

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.