- Home
- Internasional
- Panglima TNI : Tugas Operasi Gabungan Diperlukan Sinergitas Lintas Negara
Internasional
Panglima TNI : Tugas Operasi Gabungan Diperlukan Sinergitas Lintas Negara
Laporan:Hendra Dedi Syahbudi
Selasa, 02 Agu 2016 13:25
MALAYSIA - Tugas operasi gabungan dalam penanggulangan bencana alam diperlukan sinergitas lintas negara, sehingga diperoleh hasil yang maksimal untuk menyelamatkan korban bencana, prinsipnya kita harus sebanyak mungkin menyelamatkan korban bencana alam.
Demikian amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Gatot
Nurmantyo yang dibacakan Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Laksdya TNI Dr.
Didit Herdiawan M.P.A., M.B.A pada upacara penutupan Latgabma Malindo
(Latihan Gabungan Bersama Malaysia-Indonesia) Darsasa-9 AB/2016 di
Dataran Kampung, Kuala Kemaman Terengganu, Malaysia, Senin (1/8/2016).
"Latgabma Malindo Darsasa merupakan momen yang sangat penting untuk
dipahami oleh peserta latihan sebagai proses pembelajaran yang sangat
berharga, untuk mengatasi setiap permasalahan yang dihadapi dalam
penugasan penanggulangan bila terjadi bencana alam di masa yang akan
datang, sekalipun sesungguhnya kita tidak berharap terjadi bencana
alam," tambah Panglima TNI.
Seperti yang sudah disampaikan Panglima TNI saat pembukaan latihan
bahwa, Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Angkatan Tentera Malaysia
(ATM) dituntut memiliki cepat tanggap, dan kesiapan bergerak dalam
membantu para korban bencana kapanpun dimanapun bencana itu terjadi.
Sejalan dengan perkembangan lingkungan srategis serta potensi ancaman
bencana dewasa ini, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo mengatakan bahwasanya
pelaksanaan Latgabma Malindo Darsasa tahun ini merupakan salah satu
upaya dan jawaban untuk mengetahui sampai sejauh mana tingkat kemampuan
dan batas kemampuan kedua Angkatan Bersenjata bila dihadapkan dengan
potensi ancaman bencana alam yang ada di kedua negara. "Diperlukan
koordinasi yang maksimal secara terus menerus di antara kedua Angkatan
Bersenjata," ucapnya.
"Saya berharap dengan dilaksanakannya latihan bersama kedua Angkatan
Bersenjata dapat menambah pengetahuan, pengalaman, ketrampilan, dan juga
persahabatan kedua bangsa serta dapat mengenal lebih dekat sejarah,
budaya, kondisi alam, bahkan potensi-potensi bencana di kedua negara
secara langsung," kata Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo.
Sebelum upacara penutupan dimulai, Kepala Staf Markas Angkatan Tentera
Malaysia Leftenan Jeneral Dato' Sri HJ Sabri bin Adam Tentara Udara
Diraja Malaysia (TUDM) mewakili Panglima Angkatan Tentera Malaysia Sri
Dato' Sri (Dr) HJ. Zulkifli Bin Mohd Zin, dalam amanat tertulisnya
mengatakan, para peserta Latgabma Malindo begitu komitmen melaksanakan
latihan dan keinginan untuk mencapai dalam meningkatkan kemampuan
pelaksanaan operasi bersama, disamping itu juga dapat berinteraksi dan
mengeratkan lagi hubungan serta jalinan kerja sama, selain itu juga
dapat mencapai objektif pelaksanaan Latgabma Malindo Darsasa-9 AB/2016.
"Saya benar-benar mengharapkan ATM dapat menyediakan layanan dan kerja
sama yang terbaik kepada rekan-rekan dari TNI dan juga Polisi Diraja
Malaysia (PDRM) sepanjang kegiatan ini dilangsungkan, dimana pula kalau
ada kekurangan dari pada pihak kami, mohon dimaafkan," pungkasnya.
Setelah upacara penutupan selesai, dilanjutkan upacara membuka Toha (Arm
Band) oleh Kasum TNI dan Ketua Staf Markas ATM kepada Direktur Latihan
Brigadier Jeneral Zainal Abidin bin M. Said dan Wakil Direktur Latihan
Brigjen TNI Agus Suhardi dan dilanjutkan meresmikan Menara Tinjau yang
dibangun langsung oleh TNI dan ATM, dimana bahan materialnya terbuat
dari kayu jati yang dibawa langsung dari Indonesia serta sebelumnya juga
para tamu dan masyarakat disuguhkan demonstrasi yang di tampilkan oleh
kehebatan TNI dan ATM mengenai penyelamatan masyarakat yang terkena
bencana alam.
Turut hadir dalam acara penutupan. Dari Indonesia : Asops Panglima TNI
Mayjen TNI Agung Risdhianto, M.B.A, Kasdivif-1/Kostrad sebagai Deputy
Exercise Director Brigjen TNI Agus Suhardi, Paban VII/Latma Sops TNI
Kolonel Inf Edison Simanjuntak, S.I.P, Kabagjar Progkerma Sops Mabes
Polri Kombes Dedi Setia Budi, para Perwira Mabes TNI dan Angkatan, Athan
RI di Malaysia Kolonel Arm Iwan Bambang Setiawan, S.Ip, Asisten Athan
RI di Malaysia Mayor Sandy M. Prakasa, S.Ikom. Dari Malaysia : Panglima
Tentera Darat YM Jeneral Tan Sri Raja Mohamed Affandi bin Raja Mohamed
Noor, Panglima Angkatan Bersama Leftenan Jeneral Dato' Shahrani bin Mohd
Sani, Commisioner Polis Dato' Sri Muhammad Sabtu bin Osman serta
seluruh Perwira ATM. (ded/rls
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener