Rabu, 01 Jul 2026

Internasional

Perempuan Turki Protes Pemisahan Kawasan Pria-Perempuan di Masjid

Senin, 11 Jun 2018 14:17
Perempuan di Istanbul, Turki memprotes aturan tabir atau pembatas di area beribadah di masjid
Istanbul - Masjid umumnya memiliki area khusus bagi perempuan di belakang saf atau di lantai dua. Namun, kaum perempuan di Turki ingin beribadah bersama makmum pria dan bukan ditempatkan terpisah di belakang atau di lantai dua.

Berawal pada bulan Maret lalu, seorang perempuan dikeluarkan dari masjid karena menentang aturan tersebut.

Perempuan itu tak terima, dan menolak untuk tinggal diam: dia pun mengajak kawan-kawannya untuk melakukan gerakan yang memprotes diskriminasi area beribadah di masjid.

Lalu muncullah gerakan 'Perempuan di Masjid' untuk menentang pemisahan antara laki-laki dan perempuan di tempat salat di masjid.

Sejumlah perempuan di Istanbul menggelar protes di berbagai masjid, mereka memprotes aturan tabir atau pembatas dan area khusus bagi perempuan untuk beribadah.

"Ketika Anda salat dan berdoa di area khusus tanpa melihat imam atau jemaah lainnya Anda merasa terisolasi dari komunitas Anda sendiri," tutur Zeyne, salah seorang mahasiswi.

Sekitar 40 perempuan berkumpul di satu masjid dan salat di ruang utama bersama makmum pria, dan mereka melancarkan kampanye "Perempuan di Masjid."

Eslem, seorang mahasiswi lainnya mempermasalahkan: bahwa di luaran kaum perempuan bisa belajar dan bekerja bersama kaum laki-laki, tapi ketika di masjid mereka (kaum perempuan) ditempatkan di bagian belakang.

"Saya bisa duduk bersebelahan dengan laki-laki di mana saja," katanya. Bisa di kantor, di angkutan umum, di tempat kuliah, di berbagai kegiatan. "Tetapi situasi itu berubah di masjid," katanya.

"Terkadang saya tidak bisa menemukan tempat untuk salat dan tidak menikmati suasana masjid. Tidak seperti kaum pria, saya tidak bisa merasakan semangat beribadat berjamaah," tambahnya.

Gerakan "Perempuan di Masjid" ini, disambut positif oleh kaum perempuan di Istanbul, Sena, salah satunya mengungkapkan dirinya tidak berharap semua berubah secara instan, dia yakin suatu saat orang-orang akan melihat gerakan itu dengan lebih positif.

Kendati demikian dia mengutarakan akan ada beberapa kalangan yang tidak sepakat atau keberatan dengan gagasan kampanye ini.

Dan benar saja, apa yang dikhawatirkan Sena memang nyata.

Salah satu keberatan itu datang dari kolumnis pro pemerintah, Hilal Kaplan.

"Saya tak paham mengapa ada yang memprotes hal itu," katanya.

Dia berpendapat, bahwa perempuan harus menyadari bahwa mereka memiliki hak 'melihat tanpa terlihat,' yang menurutnya membuat perempuan 'lebih berkuasa' daripada kaum pria.

"Menjadi berdaya dan berkuasa itu adalah menjadi subyek, bukan menjadi obyek," katanya.

(detik.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:19

    Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional

    BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor