- Home
- Internasional
- Pimpinan ISIS Kabur ke Libya
Pimpinan ISIS Kabur ke Libya
Kamis, 10 Des 2015 14:19
Beberapa media asing memberitakan bahwa pimpinan militan radikal itu dipindahkan ke markas ISIS yang berada di Kota Sirte, Libya. Dilaporkan bahwa Kota Sirte adalah kampung halaman dari mantan diktator Libya, Muammar Gaddafi.
Sebelumnya, media Iran FARS menyatakan bahwa Al Baghdadi dilarikan ke Turki karena menderita luka yang serius akibat terkena serangan udara Angkatan Udara Irak pada Oktober di Provinsi Anbar, Irak.
Kemudian ia dikabarkan dirawat di Raqqa namun di markas ISIS ini terdapat kekurangan berbagai peralatan medis untuk merawatnya.
Namun, setelah itu ia kembali dilarikan ke Libya karena dilaporkan koalisi AS dan pihak intelijen Irak terus mengejarnya.
"Ketika semua orang mencarinya di Iran dan Suria, tidak akan ada satu pun yang menyadarinya berada di Sirte. Jika ia sedang dalam keadaan bahaya, maka Sirte adalah tempat paling aman dunia, karena lokasi ini adalah markas ISIS paling aman," kata sumber yang tidak disebutkan namanya kepada FARS, sebagaimana dilansir dari The Sun, Kamis (10/12/2015).
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T