Rabu, 01 Jul 2026

Internasional

Presiden Duterte Tetapkan 15 Juni sebagai Hari Libur Lebaran

Jumat, 08 Jun 2018 11:36
AFP

Manila - Presiden Rodrigo Duterte menyatakan 15 Juni sebagai hari libur di Filipina, dalam rangka merayakan Idul Fitri atau akhir Ramadan.

Menurut Asisten Khusus Presiden Duterte Christopher "Bong" Go, ketetapan itu dikutip dalam Proclamation 514 yang ditandatangani oleh Duterte pada Rabu, 6 Juni.

"Melalui Proclamation 514 yang ditandatangani 6 Juni 2018, Presiden Duterte menyatakan Jumat, 15 Juni 2018 sebagai hari libur reguler di seluruh negeri untuk merayakan Idul Fitri," demikian pernyataan Go seperti dikutip dari Manila Times, Rabu (7/6/2018).  

Idul Fitri menandai akhir bulan suci Ramadan bagi umat Islam.

Penetapan Idul Fitri sebagai hari libur nasional di Filipina memang tercantum dalam undang-undang No. 9177 yang ditetapkan tahun 2002, pada masa kemimpinan Presiden Gloria Arroyo.

Menurut undang-undang No. 9177 tahun 2002, penetapan Idul Fitri disesuaikan dengan kalender Islam. Hari pertama Syawal, bulan ke-10.

Dalam Islam, Idul Fitri ditetapkan melalui kalender bulan atau dengan pengamatan astronomis. Hal itu juga menjadi dasar dasar dalam menetapkan akhir Ramadan oleh undang-undang di Filipina.

Di bawah kepemimpinan Duterte, masyarakat Filipina dipastikan akan merayakan Lebaran pada 15 Juni.

Sebelumnya, Presiden Filipina Rodrigo Duterte tengah diserang kecaman luas karena mencium bibir seorang tenaga kerja wanita (TKW) Filipina, dalam sebuah agenda pertemuan publik di Seoul, pada akhir pekan lalu.

Dikutip dari BBC pada Senin 4 Juni 2018, dua orang wanita Filipina diundang ke atas panggung untuk diwawancarai langsung oleh Presiden Duterte.

Sang presiden memeluk wanita pertama dan memberinya ciuman di pipi, sebelum menunjuk partisipan kedua untuk mencium bibirnya.

Setelah maju-mundur seraya tersipu, wanita muda memberanikan diri mendekat ke Rodrigo Dutertedengan tawa gugup. Sang presiden kemudian membungkuk dan segera menciumnya tepat di bibir.

Aksi itu memicu sorak-sorai dari para hadirin, yang sebagian besar disi oleh para pekerja migran asal Filipina.

Bea Kim, nama wanita itu, menyatakan kepada kantor berita Filipina bahwa presiden telah menanyakan apakah dia masih lajang. Ia menjawab bahwa dirinya telah menikah dengan seorang pria asal Korea Selatan.

Dia mengatakan bahwa ada "tidak ada kejahatan" dalam ciuman itu, dan menambahkannya sebagai sesuatu yang "tidak berarti apa-apa kecuali untuk menghibur dan membuat orang Filipina lainnya dalam pertemuan itu bahagia".

Kelompok hak-hak wanita, Gabriela, mengecam peristiwa itu, dan mengatakannya sebagai bagian dari upaya membelokkan isu-isu kebijakan nyata, serta menutupi popularitas Rodrigo Duterte yang semakin menurun.

"Aksi kejantanannya yang berulang-ulang dimaksudkan sebagai hiburan untuk menyembunyikan realitas popularitasnya yang melorot dengan cepat akibat isu pembunuhan di luar hukum, undang-undang Reformasi Pajak untuk Percepatan Ekonomi, serta inklusi dan skandal korupsi besar-besaran yang sekarang mengganggu pemerintahannya," kata kelompok Gabriela dalam sebuah pernyataan.

(Liputan6.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:19

    Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional

    BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor