Kamis, 11 Jun 2026

Presiden Korsel dan Oposisi Debat Sengit soal Buku Sejarah

Jumat, 23 Okt 2015 03:12
Korea Times
Presiden Korsel Park Geun-hye saat mengadakan pertemuan terbatas dengan pemimpin oposisi di Kantor Kepresidenan Korsel
SEOUL – Presiden Korea Selatan (Korsel) Park Geun-hye mengundang pemimpin oposisi Moon Jae-in ke Kantor Kepresidenan Korsel. Dalam pertemuan itu, Park dan Moon berdebat sengit mengenai rencana Pemerintah Korsel memakai buku sejarah terbitan pemerintah pada 2017.

Rencana Pemerintah Negeri Ginseng tersebut telah dikecam oleh kalangan akademisi. Mereka tidak mau terjadi pembelokan sejarah. Kalangan akademisi dan oposisi menganggap akan terjadi pembelokan sejarah, terutama untuk mengagungkan kediktatoran Park Chung-hee, ayah dari Park Geun-hye.

"Presiden Park sangat tersinggung karena isu ini berkembang menjadi isu politis. Dia hanya ingin sejarah yang akurat. Park ingin pelajaran sejarah harus membentuk kebanggaan sebagai warga Korsel," ujar Staf Kepresidenan Korsel, Kim Sung-woo, seperti dilaporkan Korea Times, Jumat (23/10/2015).

"Orang-orang percaya buku tersebut akan digunakan untuk mengagungkan sikap pro-Jepang dan mengagungkan kediktatoran di masa lalu. Mereka (pemerintah) juga tak ingin adanya standar pendidikan yang jelas," tuding Moon Jae-in.

"Park tidak menunjukkan keinginan membatalkan penerbitan buku versi pemerintah. Menurutnya, buku sejarah sekarang terlalu lembek dan tidak menunjukkan karakter bangsa," lanjut pria berusia 62 tahun itu.

Pemerintah dan partai penguasa di Korsel menganggap buku sejarah yang sekarang beredar banyak terdapat kesalahan. Mereka juga menuding buku-buku tersebut terlalu beraliran kiri dan terlalu menaruh simpati pada Korea Utara (Korut).

Jae-in sendiri menyarankan lebih baik rencana tersebut dibatalkan. Pria berkacamata itu juga menyarankan pemerintahan Geun-hye lebih baik fokus pada peningkatan pertumbuhan ekonomi.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.