- Home
- Internasional
- Pria China Bunuh Pacar dan Selfie Bersama Jenazahnya
Pria China Bunuh Pacar dan Selfie Bersama Jenazahnya
Senin, 07 Sep 2015 19:54
GUANGXI – Seorang pria di Guangxi, China, dengan tega membunuh pacarnya. Bukan hanya itu, dia mengunggah foto selfie-nya bersama jenazah tersebut. Beruntung pelaku kejahatan berhasil ditangkap petugas kepolisian.
Pelaku bernama Qin, mengunggah foto yang mengerikan tersebut ke media sosial pada Minggu 6 September 2015 pagi dan langsung menyebar secara online.
Seperti diberitakan Shanghaiist, Senin (7/9/2015), petugas polisi dapat melacak pelaku beberapa jam setelah kejahatan tersebut dilakukan.
Pada foto tersebut diperlihatkan pelaku berbaring di samping jenazah korban, yang bernama Lin dengan tulisan di bawahnya "tolong maafkan dari egoisnya cinta saya".
Polisi mengatakan bahwa pelaku dan korban adalah sepasang kekasih. Qin membunuh korban setelah mereka terlibat adu mulut.
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener