- Home
- Internasional
- Putin: Rusia Tak Ingin Ikut-ikutan dalam Perlombaan Senjata
Putin: Rusia Tak Ingin Ikut-ikutan dalam Perlombaan Senjata
Kamis, 12 Nov 2015 15:28
Ia menambahkan, "Kami tidak bermaksud untuk memasuki suatu perlombaan senjata, apalagi mengejar atau melampaui negara lain."
Pertemuan itu adalah yang ketiga kalinya mengenai masalah militer dalam tiga hari ini, yang mencerminkan perhatian yang seksama pemimpin Rusia itu pada modernisasi angkatan bersenjata di tengah ketegangan dengan Barat mengenai krisis di Ukraina.
Sebelumnya hari Selasa, 10 November, Putin mengatakan bahwa Rusia akan mengimbangi pertahanan misil NATO yang dipimpin Amerika dengan senjata penyerang baru yang mampu menembus perisai pertahanan tersebut.
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se
Istana Targetkan Perbaikan Tata Kelola MBG Rampung Sebulan Usai Dadan Cs Ditangkap
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bicara soal perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses perbaikan ditargetkan rampung satu bulan."Kita target awal satu bulan i
Israel Gempur Lebanon Selatan, 12 Orang Tewas
Beirut-Serangan udara Israel di wilayah selatan Lebanon menewaskan sedikitnya 12 orang pada Rabu (10/6/2026) menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Perdana Men
Kejagung Analisis 3 Barang Penting Ungkap Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah barang bukti dari enam lokasi penggeledahan di Jakarta. Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Ma