Rabu, 22 Apr 2026

Putin Kirim Pasukan Khusus untuk Backing Assad

Selasa, 06 Okt 2015 14:43
Mirror
Presiden Suriah Bashar al-Assad, diduga dibantu Putin untuk menghabis para pemberontak yang ingin menggulingkan rezimnya.
MOSKOW – Rusia mengirim pasukan khususnya ke Suriah untuk backing Presiden Suriah Bashar al Assad. Pasukan Spetsnaz ini diutus untuk membantu tentara Suriah melawan pemberontak yang ingin menggulingkan rezim Assad.

"Pasukan marinir Putin telah menjaga markas udara Suriah untuk memukul pemberontak yang berniat menyabotase. Namun Spetsnaz dan pasukan angkatan udara di sana bukan untuk menjaga 'benda mati', kedua pasukan ini sangat agresif dan terlatih," kata sumber dari pihak militer seperti dikutip Mirror, Selasa (6/10/2015).

"Mereka di sana untuk 'bersihkan' sisa serangan udara, memanggil serangan udara, bahkan untuk menghabisi para pemberontak," ujarnya.

"Mereka tidak seperti pasukan khusus Inggris atau Amerika Serikat. Mereka di sana hanya untuk satu hal, menghabisi siapa pun yang menghalangi Assad. Dengan ini, akan memberikan posisi khusus kepada Rusia di wilayah Mediterania dan Timur Tengah," tambahnya.

Presiden Rusia Vladimir Putin selalu memberikan klaim bahwa misinya di Suriah hanya untuk mengalahkan ISIS, namun pesawat tempurnya terlihat lebih sering menyerang posisi dari para pemberontak yang dibantu oleh negara Barat. Bahkan dikabarkan, target yang diserang Rusia di wilayah Utara Suriah kebanyakan adalah jaringan Al Qaeda dan pemberontak Suriah yang menentang rezim Assad, yang dibantu oleh CIA (Divisi Intelejen AS) dan MI6 (Divisi Intelejen Inggris).

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.