Jumat, 26 Jun 2026

Internasional,

Putin Siap Bertemu Zelenskiy, tapi Ungkit Masalah Legitimasi

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Jumat, 22 Agu 2025 09:50
okezone.com
Presiden Rusia Vladimir Putin siap bertemu Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy. Namun, ada syarat agar pertemuan itu bisa  terwujud. 

Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bertemu pada Jumat lalu di Alaska untuk pertemuan puncak Rusia-AS pertama dalam lebih dari empat tahun. Keduanya membahas cara mengakhiri perang paling mematikan di Eropa sejak Perang Dunia Kedua tersebut.

Setelah pertemuan puncak di Alaska, Trump mengatakan pada Senin, ia telah mulai mengatur pertemuan antara para pemimpin Rusia dan Ukraina. Ini akan diikuti pertemuan puncak trilateral dengan presiden AS.

1. Siap Bertemu Zelenskiy
"Presiden kami telah berulang kali mengatakan bahwa ia siap untuk bertemu, termasuk dengan Tuan Zelenskiy," kata Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov, melansir Reuters, Jumat (22/8/2025).

Namun, Lavrov menambahkan syarat agar keduanya bisa bertemu. 

"Dengan pemahaman semua isu yang memerlukan pertimbangan di tingkat tertinggi akan digarap dengan baik, dan para ahli serta menteri akan menyiapkan rekomendasi yang sesuai.
 Tentu saja, dengan pemahaman bahwa ketika dan jika - semoga, ketika - penandatanganan perjanjian di masa mendatang, masalah legitimasi orang yang menandatangani perjanjian ini dari pihak Ukraina akan terselesaikan," kata Lavrov.

Putin telah berulang kali menyuarakan keraguan tentang legitimasi Zelenskiy karena masa jabatannya akan berakhir pada Mei 2024. Namun, karena perang, belum ada pemilihan presiden baru yang diselenggarakan Ukraina. Kyiv mengatakan Zelenskiy tetap menjadi presiden yang sah.

Para pejabat Rusia mengatakan mereka khawatir jika Zelenskiy menandatangani kesepakatan tersebut, calon pemimpin Ukraina dapat menggugatnya dengan alasan bahwa masa jabatan Zelenskiy secara teknis telah berakhir.

Zelenskiy mengatakan minggu ini Kyiv menginginkan "reaksi keras" dari Washington jika Putin tidak bersedia bertemu dengannya secara bilateral.

2. Perang atau Damai?
Para pemimpin Eropa Mereka mengatakan skeptis Putin benar-benar tertarik pada perdamaian. Namun, Putin sedang mencari cara yang kredibel untuk menjamin keamanan Ukraina sebagai bagian dari kesepakatan damai potensial dengan keterlibatan AS yang minimal.

Sementara Lavrov mengatakan baik Ukraina maupun para pemimpin Eropa tidak menginginkan perdamaian. Ia menuduh apa yang disebut "koalisi yang bersedia" - yang mencakup negara-negara besar Eropa seperti Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia - mencoba merusak kemajuan yang telah dicapai di Alaska.

"Mereka tidak tertarik pada penyelesaian yang berkelanjutan, adil, dan berjangka panjang," kata Lavrov tentang Ukraina. 

Ia mengatakan, Eropa tertarik untuk mencapai kekalahan strategis Rusia.

"Negara-negara Eropa mengikuti Tuan Zelenskiy ke Washington dan mencoba memajukan agenda mereka di sana, yang bertujuan memastikan bahwa jaminan keamanan didasarkan pada logika mengisolasi Rusia," kata Lavrov, merujuk pada pertemuan Trump, Zelenskiy, dan para pemimpin negara-negara besar Eropa di Gedung Putih pada hari Senin.

Lavrov mengatakan opsi terbaik untuk jaminan keamanan bagi Ukraina akan didasarkan pada diskusi yang berlangsung antara Moskow dan Kyiv di Istanbul pada 2022.

Berdasarkan draf dokumen, Ukraina diminta untuk menyetujui netralitas permanen dengan imbalan jaminan keamanan internasional dari lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yaitu Inggris, China, Prancis, Rusia, dan Amerika Serikat.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.