- Home
- Internasional
- Ribuan Orang Gotong Peti Mati Berisi Korban ISIS
Ribuan Orang Gotong Peti Mati Berisi Korban ISIS
Kamis, 12 Nov 2015 14:34
Para demonstran berkumpul di barat Kota Kabul dan berjalan menembus hujan hingga mencapai gerbang instana presiden. Pemimpin demonstrasi ini mengatakan bahwa massa akan duduk di depan gerbang istana hingga permintaannya dikabulkan. Namun ketika makin banyak yang berdatangan, polisi mulai memberikan tembakan peringatan, para demonstran pun tidak mengindahkan hal tersebut.
Peti mata yang digotong oleh para demonstran berisi tubuh tanpa kepala yang terdiri dari empat pria, dua perempuan dan satu anak-anak, semua korban kekejaman ISIS.
Ketujuh jenazah ini ditemukan di Distrik Khak-i-Afghan sudah tanpa kepala. Dilaporkan, mereka adalah korban penculikan militan ISIS pada Oktober dari Provinsi Ghazni.
Pimpinan demonstran, Mohammad Hadi, mengatakan, ini adalah bentuk protes untuk meminta keadilan bagi korban yang dibunuh dengan sadis. "Kami meminta keadilan bagi orang-orang yang juga akan dibunuh oleh para teroris setiap harinya," ujarnya, sebagaimana dilansir Daily Mail, Kamis (12/11/2015).
Dilaporkan polisi sempat menembak ke arah para demonstran yang semakin mendekati pintu istana dengan dalih untuk membubarkan para demonstran pada Rabu 11 November 2015 sore. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan mengatakan, setidaknya tujuh orang terluka dalam demonstrasi tersebut.
Jubir Kementerian Kesehatan menambahkan bahwa beberapa terluka akibat peluru, namun ia tidak menjelaskan sejauh mana luka yang diderita. Para demonstran yang marah tersebut meminta pemerintah untuk bertindak lebih maksimal untuk melindungi warganya dari ancaman militan ISIS dan Taliban.
Kejari Kuansing Ringkus Buronan Korupsi 8 Tahun di Loteng Rumah Istri
KUANSING â€" Setelah buron selama delapan tahun, Daftar Pencarian Orang (DPO) kasus tindak pidana korupsi penyimpangan dana bantuan sertifikat tanah pola KKPA dari PTPN V kepada Koperasi Petani Siampo
SPP UPMS I: Kenaikan Pertamax Menjadi Alarm bagi Penguatan Kedaulatan Energi Nasional
PEKANBARU - Serikat Pekerja Pertamina Unit Pemasaran I (SPP UPMS I) memandang kenaikan harga Pertamax yang dalam periode tertentu telah mencapai lebih dari 30 persen sebagai pengingat penting bahwa se
Istana Targetkan Perbaikan Tata Kelola MBG Rampung Sebulan Usai Dadan Cs Ditangkap
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi bicara soal perbaikan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG). Proses perbaikan ditargetkan rampung satu bulan."Kita target awal satu bulan i
Israel Gempur Lebanon Selatan, 12 Orang Tewas
Beirut-Serangan udara Israel di wilayah selatan Lebanon menewaskan sedikitnya 12 orang pada Rabu (10/6/2026) menurut Kementerian Kesehatan Lebanon. Di tengah meningkatnya eskalasi konflik, Perdana Men
Kejagung Analisis 3 Barang Penting Ungkap Korupsi MBG
Jakarta - Kejaksaan Agung (Kejagung) menyita sejumlah barang bukti dari enam lokasi penggeledahan di Jakarta. Kejagung telah menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program Ma