- Home
- Internasional
- Roket dari Gaza Mendarat di Israel
Roket dari Gaza Mendarat di Israel
Sabtu, 10 Okt 2015 16:08
Militer Israel mengatakan bahwa milisi Palestina di Jalur Gaza sudah
menembakkan roket ke Israel selatan di tengah meningkatnya ketegangan.
Lewat sebuah pernyataan, militer Israel menyampaikan bahwa sirene
terdengar di permukiman warga Israel dekat perbatasan namun roket
tersebut jatuh di lapangan terbuka dan tak ada korban luka.
Sebelumnya, enam warga Palestina ditembak mati dekat pagar perbatasan dengan Gaza.
Terjadi serangkaian serangan dan konfrontasi antara warga Palestina dan tentara Israel dalam beberapa hari terakhir.
Serangan senjata dan pisau oleh warga Palestina menyebabkan empat
penduduk Israel tewas dan banyak lagi terluka sejak akhir pekan lalu,
sementara tiga warga Palestina terbunuh saat bentrokan dengan petugas
keamanan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Ismail Haniyeh,
pemimpin Hamas yang menguasai Gaza, mengatakan bahwa intifada baru
sedang berlangsung, meski Yolande Knell dari BBC di Yerusalem menilai
bahwa skala kekerasan yang terjadi belum di level itu.
Sumber
medis Palestina mengatakan enam warga Palestina ditembak mati dan banyak
lainnya yang terluka dalam dua insiden berbeda di Gaza pada Jumat saat
pasukan Israel membuka tembakan.
Warga Palestina sudah melakukan protes solidaritas dengan penduduk Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat.
Menurut
militer Israel, setidaknya 1000 orang yang melakukan aksi kerusuhan di
pagar perbatasan, melempar granat dan batu, membakar ban yang didorong
menuju tentara Israel.
Pernyataan militer juga mengatakan bahwa
setelah mengeluarkan tembakan peringatan, pasukan menembak ke arah
"penyulut kerusuhan" untuk membubarkan kerumunan.
Di Israel,
pada Jumat, polisi melaporkan serangan "nasionalistik" oleh warga Israel
yang, menurut mereka, melakukan penikaman pada dua warga Bedouin Israel
dan dua penduduk Palestina.
Serangan di kota Dimona di selatan
terjadi sebagai balasan atas serangan penikaman pada warga Yahudi Israel
pekan ini. Pelakunya sudah ditahan.
Pada Jumat, Perdana Menteri
Israel Benyamin Netanyahu mengatakan dia "mengutuk keras terlukanya
warga Arab yang tak bersalah" dan berjanji untuk menuntut keadilan
pelaku pelanggar hukum.
Sesaat sesudahnya, seorang penyerang ditembak mati setelah menusuk polisi Israel dekat Hebron.
(detik.com)
Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka
INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe
PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun
JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade
Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai
JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut
Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu
Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!
JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,