Rabu, 22 Apr 2026

Roket dari Gaza Mendarat di Israel

Sabtu, 10 Okt 2015 16:08
Warga Palestina membakar ban yang didorong menuju tentara Israel.

Militer Israel mengatakan bahwa milisi Palestina di Jalur Gaza sudah menembakkan roket ke Israel selatan di tengah meningkatnya ketegangan.

Lewat sebuah pernyataan, militer Israel menyampaikan bahwa sirene terdengar di permukiman warga Israel dekat perbatasan namun roket tersebut jatuh di lapangan terbuka dan tak ada korban luka.

Sebelumnya, enam warga Palestina ditembak mati dekat pagar perbatasan dengan Gaza.

Terjadi serangkaian serangan dan konfrontasi antara warga Palestina dan tentara Israel dalam beberapa hari terakhir.

Serangan senjata dan pisau oleh warga Palestina menyebabkan empat penduduk Israel tewas dan banyak lagi terluka sejak akhir pekan lalu, sementara tiga warga Palestina terbunuh saat bentrokan dengan petugas keamanan di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.

Ismail Haniyeh, pemimpin Hamas yang menguasai Gaza, mengatakan bahwa intifada baru sedang berlangsung, meski Yolande Knell dari BBC di Yerusalem menilai bahwa skala kekerasan yang terjadi belum di level itu.

Sumber medis Palestina mengatakan enam warga Palestina ditembak mati dan banyak lainnya yang terluka dalam dua insiden berbeda di Gaza pada Jumat saat pasukan Israel membuka tembakan.

Warga Palestina sudah melakukan protes solidaritas dengan penduduk Palestina di Yerusalem dan Tepi Barat.
Menurut militer Israel, setidaknya 1000 orang yang melakukan aksi kerusuhan di pagar perbatasan, melempar granat dan batu, membakar ban yang didorong menuju tentara Israel.

Pernyataan militer juga mengatakan bahwa setelah mengeluarkan tembakan peringatan, pasukan menembak ke arah "penyulut kerusuhan" untuk membubarkan kerumunan.

Di Israel, pada Jumat, polisi melaporkan serangan "nasionalistik" oleh warga Israel yang, menurut mereka, melakukan penikaman pada dua warga Bedouin Israel dan dua penduduk Palestina.

Serangan di kota Dimona di selatan terjadi sebagai balasan atas serangan penikaman pada warga Yahudi Israel pekan ini. Pelakunya sudah ditahan.

Pada Jumat, Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu mengatakan dia "mengutuk keras terlukanya warga Arab yang tak bersalah" dan berjanji untuk menuntut keadilan pelaku pelanggar hukum.

Sesaat sesudahnya, seorang penyerang ditembak mati setelah menusuk polisi Israel dekat Hebron.

(detik.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Selasa, 21 Apr 2026 18:39

    Pengedar “Pil Setan” di Dua Desa Lirik Dibekuk, Puluhan Butir Disita Dari Dua Tersangka

    INHU - Di balik geliat aktivitas masyarakat yang tampak biasa di Kecamatan Lirik, terselip pergerakan gelap peredaran narkotika yang akhirnya berhasil diendus aparat kepolisian. Melalui serangkaian pe

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:36

    PBB dan UE Perkirakan Rekonstruksi Gaza Butuh Biaya Rp1,2 Kuadriliun

    JAKARTA â€" Uni Eropa (UE) dan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Senin (20/4/2026) memperkirakan bahwa lebih dari USD71 miliar (sekitar Rp1,218 kuadriliun) akan dibutuhkan selama satu dekade

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:33

    Trump Tak Akan Buka Blokade Selat Hormuz Sampai Kesepakatan dengan Iran Tercapai

    JAKARTA - Presiden Donald Trump menegaskan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak akan mencabut blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran sampai kesepakatan dengan Teheran tercapai. Pernyataan tersebut

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:27

    Kemlu Sebut 13 WNI Terdampak Kebakaran di Sabah Malaysia

    JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI mencatat sebanyak 13 warga negara Indonesia (WNI) terdampak kebakaran di wilayah pemukiman di Sandakan, Sabah, Malaysia, yang terjadi pada Minggu

  • Selasa, 21 Apr 2026 18:19

    Wacana Pesawat Militer AS Bebas Terbang di Indonesia, Penasihat Khusus Presiden: Tidak Boleh!

    JAKARTA - Penasihat Khusus Presiden bidang Pertahanan Nasional, Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman, memberikan pernyataan tegas terkait kedaulatan wilayah udara Indonesia. Ia menekankan,

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.