Minggu, 05 Jul 2026

Internasional,

Rusia-China Latihan Antikapal Selam Usai Pernyataan Trump

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 04 Agu 2025 08:58
Berita satu.com
Angkatan Laut Rusia dan China tengah menggelar latihan artileri dan antikapal selam di Laut Jepang sebagai bagian dari latihan militer bersama. Demikian keterangan Armada Pasifik Rusia yang dikutip AFP, pada Minggu (3/8/2025).

Latihan ini berlangsung dua hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan dua kapal selam nuklir AS untuk ditempatkan di wilayah Rusia, sebagai respons terhadap pernyataan mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Meski demikian, latihan Rusia-China ini disebut telah direncanakan jauh sebelum keputusan Trump diumumkan.

Kantor berita Interfax melaporkan bahwa kapal-kapal Rusia dan China yang tergabung yakni kapal perang anti kapal selam besar milik Rusia serta dua kapal perusak milik China. Selain itu, latihan ini juga melibatkan kapal selam diesel listrik dari kedua negara dan satu kapal penyelamat kapal selam milik China.

Manuver militer ini merupakan bagian dari latihan bertajuk Maritime Interaction 2025, yang dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (5/8/2025).

Dalam latihan tersebut, pelaut dari Rusia dan China akan melakukan tembakan artileri, simulasi pertahanan udara dan antikapal selam, serta latihan pencarian dan penyelamatan gabungan di laut.

Rusia dan China telah menjalin kemitraan strategis tanpa batas yang ditandatangani menjelang invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Kedua negara secara rutin mengadakan latihan militer bersama sebagai upaya memperkuat koordinasi angkatan bersenjata mereka sekaligus mengirim sinyal pencegahan kepada pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan strategis.

Sementara itu, pernyataan Trump tentang pengiriman kapal selam nuklir dinilai tidak lazim karena kedua negara jarang membahas secara terbuka mengenai lokasi dan pengerahan armada nuklir mereka.

Komentar Trump tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Moskow, seiring meningkatnya frustrasi atas lambannya kemajuan dalam upaya mengakhiri perang di Ukraina.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor