Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Rusia-China Latihan Antikapal Selam Usai Pernyataan Trump

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 04 Agu 2025 08:58
Berita satu.com
Angkatan Laut Rusia dan China tengah menggelar latihan artileri dan antikapal selam di Laut Jepang sebagai bagian dari latihan militer bersama. Demikian keterangan Armada Pasifik Rusia yang dikutip AFP, pada Minggu (3/8/2025).

Latihan ini berlangsung dua hari setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa ia telah memerintahkan dua kapal selam nuklir AS untuk ditempatkan di wilayah Rusia, sebagai respons terhadap pernyataan mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev. Meski demikian, latihan Rusia-China ini disebut telah direncanakan jauh sebelum keputusan Trump diumumkan.

Kantor berita Interfax melaporkan bahwa kapal-kapal Rusia dan China yang tergabung yakni kapal perang anti kapal selam besar milik Rusia serta dua kapal perusak milik China. Selain itu, latihan ini juga melibatkan kapal selam diesel listrik dari kedua negara dan satu kapal penyelamat kapal selam milik China.

Manuver militer ini merupakan bagian dari latihan bertajuk Maritime Interaction 2025, yang dijadwalkan berlangsung hingga Selasa (5/8/2025).

Dalam latihan tersebut, pelaut dari Rusia dan China akan melakukan tembakan artileri, simulasi pertahanan udara dan antikapal selam, serta latihan pencarian dan penyelamatan gabungan di laut.

Rusia dan China telah menjalin kemitraan strategis tanpa batas yang ditandatangani menjelang invasi Rusia ke Ukraina pada 2022. Kedua negara secara rutin mengadakan latihan militer bersama sebagai upaya memperkuat koordinasi angkatan bersenjata mereka sekaligus mengirim sinyal pencegahan kepada pihak-pihak yang dianggap sebagai lawan strategis.

Sementara itu, pernyataan Trump tentang pengiriman kapal selam nuklir dinilai tidak lazim karena kedua negara jarang membahas secara terbuka mengenai lokasi dan pengerahan armada nuklir mereka.

Komentar Trump tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan dengan Moskow, seiring meningkatnya frustrasi atas lambannya kemajuan dalam upaya mengakhiri perang di Ukraina.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.