Kamis, 02 Jul 2026

Rusia Curigai Tujuan AS Perangi ISIS

Rabu, 23 Sep 2015 16:56
Reuters
Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengkritik strategi AS di Suriah
JAKARTA – Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengkritik sikap Amerika Serikat (AS) yang menolak bekerja sama dengan Pemerintah Suriah untuk memerangi kelompok militan ISIS di Timur Tengah. Dia juga curiga ada agenda lain di balik serangan udara yang dilakukan koalisi terhadap kelompok militan tersebut.

"Untuk tidak memasukkan pasukan Suriah dalam peperangan dengan ISIS adalah keputusan yang absurd. Angkatan Bersenjata Suriah akan menjadi kekuatan paling efektif di darat," kata Lavrov dalam wawancara dengan televisi Rusia, Channel One, sebagaimana dilansir siaran pers yang diterima Okezone, Rabu (23/9/2015).

Sampai saat ini AS dan sekutunya melakukan serangan udara untuk menggempur posisi-posisi ISIS di Irak dan Suriah. Namun, Lavrov mengganggap strategi ini tidak efektif. Pasalnya, baik kekuatan maupun wilayah kekuasaan ISIS, justru semakin besar dari hari ke hari.

AS bahkan dilaporkan tidak menyetujui serangan udara di posisi-posisi ISIS yang telah dikonfirmasi oleh pasukan koalisi. Menurut Lavrov, hal ini menimbulkan pertanyaan seputar strategi tersebut.

"Saya harap tidak mengecewakan siapa pun dengan menyebutkan bahwa beberapa rekan kami di negara koalisi mengatakan mereka memiliki informasi di mana tepatnya, di posisi mana pasukan ISIS berada. Tapi pemimpin koalisi, tentunya berasal dari AS, tidak menyetujui dilakukannya serangan," kata Lavrov.

"Saya curiga selain untuk tujuan memerangi ISIS, ada tujuan lain dari koalisi," lanjutnya.

Menlu yang menjabat sejak 2004 tersebut menyatakan Rusia menyadari ISIS dan terorisme adalah bahaya terbesar di Timur Tengah yang saat ini. Karena itu, Moskow akan terus memberikan bantuan militer berupa persenjataan dan teknisi kepada Suriah dan negara-negara lain termasuk Irak untuk menghadapi ancaman tersebut.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 02 Jul 2026 08:38

    Polsek Tanah Putih Intensifkan KRYD, Antisipasi Premanisme dan Kejahatan Jalanan

    TANAHPUTIH-Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), personel Polsek Tanah Putih melaksanakan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) pada Rabu, 1 Juli 2026, mulai p

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor