- Home
- Internasional
- Rusia Ingin PBB Tindak Tegas Pendanaan Teroris
Rusia Ingin PBB Tindak Tegas Pendanaan Teroris
Rabu, 02 Des 2015 15:58
Hal tersebut dikonfirmasi oleh Duta Besar Rusia untuk PBB, Vitaly Churkin. Draf usulan itu merupakan tindak lanjut dari resolusi serupa pada Februari 2015 untuk menghentikan perdagangan minyak ilegal, perdagangan barang antik, dan uang tebusan tahanan yang merupakan cara-cara kelompok militan mencari dana.
"Kami sedang mengerjakannya. Resolusi itu segera kami bagikan ke semua anggota Dewan Keamanan PBB secepatnya," ujar Churkin, seperti diberitakan New York Times, Rabu (2/12/2015).
Usulan Moskow tersebut disambut baik oleh Duta Besar Amerika Serikat (AS) untuk PBB, Samantha Power. Perempuan 45 tahun itu menyebut apa yang dilakukan Rusia sejalan dengan apa yang sedang diperjuangkan AS.
Anggota Dewan Keamanan PBB juga akan membahas sanksi baru yang akan diberlakukan bagi Al Qaeda dan ISIS. Power menyebut akan melihat terlebih dahulu apakah resolusi dari Rusia dan sanksi yang akan dibahas itu bertentangan atau dapat berjalan beriringan.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T