Jumat, 03 Jul 2026
  • Home
  • Internasional
  • Salah Satu dari 15 Istri Raja Swaziland Dilaporkan Tewas Bunuh Diri

Internasional

Salah Satu dari 15 Istri Raja Swaziland Dilaporkan Tewas Bunuh Diri

Rabu, 11 Apr 2018 15:17
okezone.com
Senteni Masango (ka) bersama dengan seorang istri Raja Mswati III lainnya, Nkhosikati make la Ngangaza (ki) dalam sebuah perayaan di Lubamba pada 2005. (Foto: Associated Press)
LUBAMBA – Salah seorang istri Raja Swaziland ditemukan meninggal dunia di istana pribadi Raja Mswati III setelah dilaporkan melakukan bunuh diri. Jasad Senteni Masango, 37 tahun ditemukan pada Jumat sore di tengah laporan bahwa dia menderita depresi setelah tidak diizinkan menghadiri pemakaman saudarinya.

Perempuan yang dikenal dengan nama Ratu LaMasango setelah pernikahan itu adalah salah satu dari 15 istri Raja Mswati III. Dia menikah dengan sang raja pada 2000 saat berusia 18 tahun setelah dipilih secara khusus dari kumpulan gadis yang berparade di depan raja. Pasangan itu memiliki dua orang anak.

Ratu LaMasngo sering dianggap tidak cocok untuk menjadi istri dari raja karena dia tidak memiliki pendidikan tinggi dan putus sekolah. Sejak pernikahannya yang sederhana, sang ratu mengalami kesulitan untuk hidup di istana. Para pengkritik raja mengatakan bahwa Ratu LaMasango menjadi figur yang muram di istana sehingga perlu menggunakan metode operasi plastik dan melukis di waktu luangnya untuk menghilangkan kesedihan dalam kehidupannya sebagai anggota keluarga kerajaan.

Berbicara tentang kematian Sang Ratu, salah satu kepala istana, Lusendvo Fakudze mengatakan raja menemukan berita "sangat menyakitkan" untuk ditanggung.

"Saya telah membaca laporan bahwa dia mengambil nyawanya sendiri tetapi saya pikir laporan-laporan itu tidak benar," kata Fakudze sebagaimana dilansir dari Daily Mail, Rabu (11/4/2018).

"Sang raja menemukan kematian ratu sangat menyakitkan. Mereka adalah pasangan yang bahagia."

Menurut sang kepala istana, Raja Mswati III tidak menghadiri peringatan semalam penuh untuk istri yang sudah meninggal dan tinggal di rumah selama pemakamannya.

Raja Mswati III yang akan merayakan ulang tahun ke-50nya bulan ini, telah banyak dikritik karena menjalani kehidupan yang berlebihan sementara banyak rakyatnya berjuang dengan kemiskinan ekstrem.

Dia dikabarkan memiliki sekitar 23 anak, dan tinggal di sebuah istana mewah beberapa kilometer di luar ibukota administratif Swazi, Lubamba.

Mswati dididik di Inggris di sekolah independen Sherborne di Dorset sebelum dinobatkan sebagai raja pada 1986 pada usia 18 tahun, tepat setelah dia menyelesaikan level A-nya.

Pada 2002, Amnesty International menuduh raja dan agen-agennya "melanggar hak asasi manusia" dari Zena Mahlangu, seorang anak berusia 18 tahun yang diculik dari sekolah dan dipaksa menikah dengan sang raja.

Ibu Zena gagal dalam upaya menuntut istana Mswati untuk memulangkan putrinya Dia tetap berada di istana dan menemani raja ke pernikahan Duke of Cambridge, Pangeran William dengan Kate Middleton pada 2011.

Raja Mswati menikahi istrinya yang paling baru, Siphelele Mashwama, yang merupakan putri salah satu menteri kabinetnya, September lalu.

Dua istri Raja Mswati, Putsoana Hwala dan Delisa Magwaza telah meninggalkan rumah kerajaan pada 2004. Magwaza melarikan diri dari istana raja ke London.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 13:16

    Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT

    SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:14

    DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru

    SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:12

    Sakit, Anggota Polres Rohul Meninggal Dunia di Kontrakannya

    Keluarga besar Polres Rokan Hulu berduka atas meninggalnya salah seorang personelnya, Aipda Jhon Meydianto Sinaga, Banit 1 SPKT Polres Rokan Hulu, yang wafat akibat sakit pada Kamis (2/7/2026) sekitar

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:27

    Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal

    TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:25

    Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor