Minggu, 19 Apr 2026

Internasional,

Semenanjung Korea Tegang, Tentara Korsel Lepaskan Tembakan

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 23 Agu 2025 10:55
Berita satu.com
Korea Utara pada Sabtu (23/8/2025) menuduh militer Korea Selatan melepaskan tembakan peringatan ke arah pasukannya di dekat perbatasan yang dijaga ketat. Pyongyang memperingatkan, insiden tersebut berisiko meningkatkan ketegangan ke tingkat yang tak terkendali.

Pemimpin baru Korea Selatan Lee Jae Myung sebelumnya berusaha meredakan ketegangan dengan Korea Utara yang bersenjata nuklir dan berjanji membangun kepercayaan militer. Namun, Pyongyang menegaskan tidak tertarik untuk memperbaiki hubungan dengan Seoul.

Konfrontasi terbaru terjadi pada Selasa ketika tentara Korea Utara berupaya menutup perbatasan yang memisahkan Semenanjung Korea secara permanen. Media pemerintah mengutip pernyataan Letnan Jenderal Ko Jong Chol, yang menyebut aksi tembakan peringatan Korsel sebagai provokasi serius.

Menurut Kantor Berita Pusat Korea (KCNA), militer Korea Selatan menggunakan senapan mesin dan melepaskan lebih dari 10 kali tembakan ke arah pasukan Korut. Ko memperingatkan, insiden itu berpotensi mendorong wilayah perbatasan ke fase yang tak terkendali.

Konfrontasi serupa terakhir terjadi pada April 2025 lalu, ketika sekitar 10 tentara Korea Utara melintasi perbatasan sebentar dan disambut tembakan peringatan militer Korsel. Wilayah zona demiliterisasi (DMZ) yang memisahkan kedua negara dikenal penuh ranjau dan semak belukar, membuatnya rawan insiden.

Militer Korea Utara sejak Oktober lalu telah mengumumkan rencana menutup total perbatasan selatan. Pyongyang bahkan meledakkan beberapa bagian jalan dan rel kereta simbolis yang menghubungkan kedua negara.

Ko menegaskan, tentara Korut akan membalas setiap upaya menghalangi langkah mereka. “Jika tindakan menghambat proyek ini terus berlanjut, tentara kami akan menganggapnya sebagai provokasi militer yang disengaja dan akan mengambil tindakan balasan yang sesuai,” ujarnya.

Di bawah pendahulu Lee yang lebih agresif, hubungan kedua Korea memburuk drastis. Tahun lalu, Korea Utara mengirim ribuan balon berisi sampah ke Korsel sebagai balasan atas balon propaganda anti-Korut yang diterbangkan aktivis.

Tak lama kemudian, Seoul kembali menyalakan pengeras suara propaganda di perbatasan dengan siaran lagu K-pop dan berita internasional. Sebagai respons, Pyongyang memancarkan suara-suara aneh yang meresahkan.

Namun setelah Lee terpilih pada Juni, kedua negara sempat menghentikan perang propaganda tersebut. Seoul bahkan mendeteksi tanda-tanda pasukan Korea Utara membongkar pengeras suara di perbatasan.

Meski Lee berjanji membuka dialog tanpa prasyarat untuk menurunkan ketegangan, Korea Utara tetap menutup pintu. Kim Yo Jong, adik Pemimpin Korut Kim Jong Un, menegaskan negaranya tidak memiliki keinginan memperbaiki hubungan dengan Korea Selatan.***(Berita Satu.com)
Sumber: Berita satu.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.