Senin, 05 Jan 2026
  • Home
  • Internasional
  • Sengit! Anggota Parlemen Selandia Baru Diusir Saat Bahas Palestina

Internasional,

Sengit! Anggota Parlemen Selandia Baru Diusir Saat Bahas Palestina

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Selasa, 12 Agu 2025 16:25
Detiknews.com
Seorang anggota parlemen Selandia Baru, Chloe Swarbrick, diperintahkan meninggalkan ruangan parlemen saat perdebatan sengit membahas respons pemerintah terhadap Palestina sedang berlangsung. Swarbrick diusir karena komentar yang dilontarkannya saat perdebatan itu memanas.
Perdebatan mendesak digelar oleh parlemen setelah pemerintah Selandia Baru mengatakan, pada Senin (11/8), bahwa negara itu sedang mempertimbangkan posisinya mengenai apakah akan mengakui negara Palestina.

Pernyataan semacam itu disampaikan Wellington setelah sekutu dekatnya, Australia, mengumumkan rencana untuk mengakui negara Palestina di hadapan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada September mendatang.

Langkah Canberra itu menyusul Prancis, Inggris, dan Kanada yang juga akan mengakui negara Palestina dalam forum yang sama bulan depan.

Swarbrick yang merupakan salah satu pemimpin Partai Hijau, seperti dilansir Reuters, Selasa (12/8/2025), mengatakan Selandia Baru "lamban" dan "keluar jalur". Dia juga menyebut kurangnya keputusan tegas dari pemerintah, sangat memuakkan.

Swarbick kemudian menyerukan beberapa anggota pemerintah untuk mendukung rancangan undang-undang (RUU) yang mengatur soal "penjatuhan sanksi kepada Israel atas kejahatan perangnya". RUU itu diajukan oleh Partai Hijau pada Maret lalu dan didukung oleh semua partai oposisi di Selandia Baru.

"Jika kita mendapatkan enam dari 68 anggota parlemen dari kubu pemerintah yang memiliki keberanian, kita dapat berdiri di sisi sejarah yang benar," kata Swarbrick dalam komentarnya.

Komentar itu membuat Swarbrick ditegur, dengan ketua parlemen Selandia Baru, Gerry Brownlee, menyebutnya "sama sekali tidak dapat diterima". Brownlee meminta Swarbrick untuk menarik kembali komentarnya tersebut dan meminta maaf.

Namun Swarbrick menolak dan dia kemudian diperintahkan untuk meninggalkan ruangan parlemen.

Tak lama setelah itu, Brownlee mengklarifikasi bahwa Swarbrick dapat kembali menghadiri perdebatan di parlemen pada Rabu (13/8) besok. Namun jika dia masih menolak minta maaf, sebut Brownlee, maka dia akan kembali dikeluarkan dari ruangan parlemen.

Selandia Baru sebelumnya mengatakan akan mengambil keputusan pada September mendatang soal apakah mereka akan mengakui negara Palestina.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Winston Peters mengatakan kepada parlemen bahwa sepanjang bulan depan, pemerintah akan mengumpulkan informasi dan berdiskusi dengan para mitra, yang akan menjadi dasar keputusan kabinet.

"Kami akan mempertimbangkan keputusan ini dengan cermat, alih-alih terburu-buru dalam mengambil keputusan," kata Peters.

Bersama dengan Partai Hijau, sejumlah partai oposisi seperti Partai Buruh dan Te Pati Maori, mendukung pengakuan resmi untuk negara Palestina. Seorang anggota parlemen dari Partai Buruh, Peeni Henare, mengatakan bahwa Selandia Baru memiliki sejarah yang teguh dalam prinsip dan nilai-nilainya, namun dalam kasus ini "tertinggal".***(detiknews.com)
Sumber: Detiknews.com

Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 01 Jan 2026 18:11

    Kasus Cabul, Polres Inhu Kembali Ringkus Tiga Pelaku, Dua Buron Dan Diminta Menyerahkan Diri

    INHU-Kepolisian Resor Indragiri Hulu (Polres Inhu) kembali menunjukkan komitmennya dalam melindungi anak dari tindak kejahatan seksual. Dalam pengungkapan lanjutan kasus dugaan pencabulan terhadap seo

  • Rabu, 31 Des 2025 22:40

    Sambut Tahun Baru Polres Rohil Adakan Doa Bersama

    BAGANSIAPIAPI-Dalam rangka menyambut Tahun Baru Mahasehi 2026 Polres Rokan Hilir mengadakan acara Istighosah dan Doa Bersama  di Masjid Al-Mu'min Jalan Tugu Kelurahan  Bagan Kota Kabupa

  • Rabu, 31 Des 2025 17:40

    PHR Dorong Kemandirian Ekonomi Kelompok Disabilitas Lewat Pelatihan Laundry Sepatu

    PEKANBARU-Di sudut ruangan pelatihan yang penuh dengan aroma cairan pembersih dan deretan sikat halus, Ahmad Efendi tampak fokus. Tangannya dengan teliti menggosok bagian samping sepasang sepatu kets

  • Kamis, 25 Des 2025 07:10

    Rombongan Forkopimda Inhu Pantau Langsung Pengamanan dan Perayaan Natal

    INHU-Suasana penuh kehangatan dan sukacita menyelimuti perayaan Natal Tahun 2025 di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu). Rombongan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Inhu bersama Pama

  • Senin, 22 Des 2025 07:59

    Biadab, 10 Remaja Gilir Gadis Belia Berkali-kali, 5 Pelaku Telah Diamankan Polres Inhu

    INHU-Polres Indragiri Hulu (Inhu) berhasil mengamankan lima orang terduga pelaku dalam kasus dugaan tindak pidana persetubuhan terhadap seorang anak perempuan di bawah umur. Kasus ini menjadi perhatia

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.