Kamis, 11 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Sengketa Laut China Selatan Harus Selesai di Pengadilan Internasional

Sengketa Laut China Selatan Harus Selesai di Pengadilan Internasional

Jumat, 30 Okt 2015 09:00
Reuters
Kapal perang AS patroli di pulau sengketa, buat China geram
BEIJING – Kanselir Jerman, Angela Merkel, menyatakan keprihatinannya terhadap sengketa territorial Laut China Selatan antara Pemerintah China dan Amerika Serikat (AS). Kanselir Merkel menyarankan supaya permasalahan tersebut di bawa ke pengadilan internasional untuk langsung diselesaikan.

Dalam kunjungannya selama dua hari di China, Merkel menyatakan pentingnya wilayah peraian di sekitar pulau sengketa untuk tetap dibuka dan dibebaskan, walaupun konflik masih berlangsung.

"Sengketa wilayah di Laut China Selatan merupakan konflik yang serius. Saya sedikit terkejut mengapa dalam hal ini pengadilan internasional tidak dijadikan pilihan untuk solusi," ujar Merkel ketika berpidato di Beijing, sebagaimana dilansir dari Reuters, Jumat (30/10/2015).

"Kendati demikian, kami berharap peraian yang jadi rute perdagangan itu tetap dibebaskan dan aman bagi negara manapun. Sebab, Laut China Selatan sangat penting bagi semua pihak," sambungnya.

Sebagaimana diberitakan, pada Selasa 27 Oktober kapal perang USS Lassen yang didampingi pesawat pengintai dari US Navy telah mendekati peraian Kepulauan Spratly untuk melakukan patroli. USS Lassen merupakan sebuah kapal penghancur yang dilengkapi senjata rudal udara dan rudal air. Tindakan itu dianggap provokasi langsung terhadap China.

Manuver militer ini dilaporkan telah disetujui oleh Presiden Barack Obama yang telah mengisyaratkan tindakan yang akan diambilnya dalam Sidang Majelis Umum PBB di New York pada bulan lalu.

Meski mendapat tentangan dari AS dan negara-negara yang bersengketa, China telah mengklaim bagian dari perairan strategis di Laut China Selatan itu dengan membangun pulau-pulau buatan yang cukup besar untuk landasan udara, menempatkan radar dan prajurit, serta perlengkapan militer mereka.

(okezone.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Kamis, 11 Jun 2026 08:22

    Polda Riau Musnahkan 5 Kg Sabu dan Ratusan Liquid Etomidate

    PEKANBARU â€" Direktorat Reserse Narkoba Polda Riau memusnahkan berbagai barang bukti narkotika hasil pengungkapan 22 kasus dengan total 24 tersangka. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari sabu,

  • Kamis, 11 Jun 2026 08:19

    Dikirimkan berita Puspen TNI. Terima kasih atas bantuannya.

    Panglima TNI dan Menhan RI Hadiri Raker Bersama Komisi I DPR RI(Puspen TNI). Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf Angkatan mendampingi Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.