Rabu, 10 Jun 2026

Senjata Rahasia Rusia dalam Perangi ISIS di Suriah

Senin, 05 Okt 2015 09:09
Russia Insider
Inilah senjata rahasia Rusia dalam perangi ISIS

MOSKOW – Pemimpin Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, telah meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengizinkan pasukannya terjun ke Suriah. Menurutnya, Rusia sejatinya memiliki 'senjata rahasia' untuk bisa mengalahkan kelompok ISIS.

Kadyrov menuturkan bahwa'senjata rahasia' tersebut ialah pasukan Chechnya yang di juluki sebagai pasukan kematian bagi ISIS.

Sebagaimana dilansir South China Morning Post, Senin (5/10/2015), Kadyrov mengatakan, dirinya sudah mengajukan proposal kepada Rusia agar memperbolehkan mereka bertolak ke Suriah, dan membantu militer Rusia dalam melawan ISIS.

Dirinya yakin, bila permintannya dikabulkan oleh Rusia, maka pasukan yang dia pimpin akan dengan mudah bisa mengalahkan ISIS. Sebab, menurutnya ISIS tidak memiliki pengalaman bertempur yang cukup banyak, berbeda dengan pasukan yang ia miliki.

"Para teroris tidak tahu seperti apa perang yang sesungguhnya, karena mereka hanya menjadi sasaran serangan udara. Mereka tidak memiliki pengalaman militer yang nyata," ucap Kadyrov dalam sebuah wawancara dengan kantor berita Rusia.

"Jika permintaan kami dikabulkan, itu akan menjadi perayaan bagi kami. Tapi, keputusan apakah kami boleh bertolak ke sana (Suriah) atau tidak ada di tangan pemimpin kami," sambungnya.

Kadyrov mengaku sangat berharap permintaannya tersebut dikabulkan oleh Pemerintah Rusia. Menurutnya, sangat disayangkan jika Rusia hanya melakukan serangan udara di Suriah, dan tidak mengirimkan pasukan darat ke negara tersebut, di saat pasukan Chechnya sangat siap untuk berperang melawan ISIS.

Pasukan Chechnya di bawah pimpinan Kadyrov memang dikenal sebagai pasukan pemburu bayangan di Rusia, dan telah berkali-kali dituduh sebagai dalang pembunuhan beberapa tokoh oposisi di Rusia. Namun, sampai saat ini belum ada satupun bukti kuat yang bisa menunjukan bahwa pasukan Chechnya berada di balik serangkaian pembunuhan tersebut.

(okezone.com)

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 10 Jun 2026 16:10

    Kapolres Inhil AKBP Farouk Oktora Pimpin Penanaman Bibit Mangrove dan Salurankan Bansos di Terusan Kempas

    Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hilir melaksanakan kegiatan Green Policing berupa penanaman bibit mangrove dan bakti sosial di Desa Terusan Kempas, Kecama

  • Rabu, 10 Jun 2026 16:08

    KPK Sita Uang Puluhan Juta dari Ruang Kerja Wamen Imigrasi

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan uang tunai senilai puluhan juta rupiah dari ruang kerja Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Silmy Karim. Temuan tersebut merupakan hasil

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:31

    Sudah Lihat Kekuatan Lawan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026, Ismael Yakin Lolos

    JAKARTA - Timnas Basket U18 Putra Indoneia sudah tiba # ke Thailand. Mereka sudah siap menghadapi persaingan di FIBA U18 Asia Cup SEABA Qualifiers 2026 yang berlangsung di Krabi, Thailand, 10-14 Juni

  • Rabu, 10 Jun 2026 15:29

    Dua Gugur, 72 Calon Anggota KPID Riau Ikuti Ujian CAT Langsung Diumumkan Besok

    PEKANBARU - Sebanyak dua peserta seleksi Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Riau dipastikan gugur, Keduanya tidak bisa lagi mengikuti tahapan berikutnya setelah tak hadir pada ujia

  • Rabu, 10 Jun 2026 14:50

    Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045

    Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri), Ribka Haluk menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) Indonesia. Menurutnya, pembangunan infrastr

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.