- Home
- Internasional
- Setelah Bioskop, Arab Saudi Siapkan Pembentukan Orkestra dan Opera Nasional
Internasional
Setelah Bioskop, Arab Saudi Siapkan Pembentukan Orkestra dan Opera Nasional
Jumat, 13 Apr 2018 09:01
Arab Saudi -yang awal tahun ini baru saja mendirikan gedung opera- sebelumnya telah menggandeng perusahaan hiburan Lebanon untuk menggelar pertunjukan opera dari cerita rakyat setempat.
Opera ini mengangkat kisah percintaan seorang penyair terkenal Arab pra-Islam, Antar, dan kekasihnya seorang Badui, Abla.
Pertunjukan opera hanyalah salah-satu proyek ambisius Arab Saudi untuk mengembangkan sektor hiburan dengan menggelontorkan puluhan miliar dolar, yang dulu tidak terbayangkan di negara kerajaan yang ultrakonservatif ini.
Pengembangan sektor hiburan -termasuk pertunjukan opera, pagelaran musik pop dengan menghadirkan bintang terkenal, hingga untuk pertama kalinya pendirian bioskop- merupakan bagian dari kebijakan Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman, melalui program reformasi ekonomi dan sosial yang disebut Visi 2030.
Dua bulan lalu, Arab Saudi mengumumkan pihaknya berencana menanam modal sekitar USD64 miliar atau Rp875 triliun untuk sektor hiburan dalam satu dekade mendatang.
Kebijakan ekonomi yang melirik dunia hiburan -yang tidak menggantungkan sepenuhnya pada pendapatan minyak bumi- tidak terlepas dari reformasi sosial dan ekonomi yang ditempuh sang putra mahkota.
Demi mengejar visi masa depannya di dunia hiburan, Arab Saudi juga menggandeng raksasa hiburan Amerika Serikat maupun Inggris dan kini melirik untuk menambah Prancis sebagai mitranya yang baru.
Paris Opera, salah-satu ikon tersohor di dunia pertunjukan opera asal Prancis, pun digandeng untuk membantu menyiapkan dan membentuk orkestra dan opera nasional di Arab Saudi.
Sebelumnya, gedung opera pertama di Arab Saudi telah diresmikan Februari lalu di Jeddah, dan beberapa pertunjukan opera sudah digelar di sana.
Dan setelah bertemu mitranya dari Prancis, Menteri Kebudayaan Arab Saudi kemudian mengumumkan bahwa film pendek karya sineas Arab Saudi untuk pertama kalinya akan diputar dalam Festival Film Cannes.
Rencana kehadiran sineas Arab Saudi di ajang festival film
bergengsi itu terjadi tidak lama setelah pihak kerajaan mengizinkan
pendirian bioskop di kota Riyadh pada bulan ini setelah beberapa dekade
keberadaannya dilarang.
Pembukaan bioskop di Riyadh kemudian disusul mulai bermunculannya industri film dalam skala kecil di negara itu.
Tetapi kerja sama kebudayaan yang tidak kalah penting adalah kesepakatan Prancis untuk menyulap lahan luas yang tidak berpenghuni untuk dijadikan museum berskala besar.
Museum itu rencananya akan menampilkan berbagai peninggalan arkeologi, termasuk gambar prasejarah, sisa-sisa rel kereta api Hejaz yang membentang dari Damaskus ke Madinah, serta reruntuhan Madain Saleh.
Jalur rel kereta api yang pernah menghubungkan Madinah-Damaskus tercatat dalam sejarah karena pernah disabotase oleh kelompok pemberontak Arab dan melibatkan sosok warga Inggris terkenal di masa Perang Dunia I, TE Lawrence.
Reformasi sosial dan ekonomi yang ditempuh Arab Saudi tentu saja bertolak belakang dengan kebijakan yang selama ini berlangsung bertahun-tahun, seperti pelarangan pertunjukan musik, baik jenis musik Arab klasik, jazz atau opera.
(okezone.com)
Internasional
Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT
SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe
DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru
SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m
Sakit, Anggota Polres Rohul Meninggal Dunia di Kontrakannya
Keluarga besar Polres Rokan Hulu berduka atas meninggalnya salah seorang personelnya, Aipda Jhon Meydianto Sinaga, Banit 1 SPKT Polres Rokan Hulu, yang wafat akibat sakit pada Kamis (2/7/2026) sekitar
Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal
TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral
Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi