- Home
- Internasional
- Suriah Protes PBB soal Serangan Udara AS
Suriah Protes PBB soal Serangan Udara AS
Selasa, 08 Des 2015 15:39
"Suriah mengutuk keras agresi militer AS dan koalisinya yang kontradiksi dengan prinsip dan tujuan Piagam PBB," kutip agen Kantor berita resmi Suriah, Sana, sebagaimana yang dilansir dari Sputnik, Selasa (8/12/2015).
Walid memandang serangan udara AS dan koalisinya ke markas militer Suriah di perbatasan selama ini tidak serius memerangi terorisme. Pasalnya, serangan udara besar-besaran tersebut turut menghancurkan fasilitas militer Suriah di Deir ez-Zor. Hal ini tentunya berdampak kerugian besar bagi Pemerintah Suriah, yang tidak hanya meratakan barak persenjataan mereka melainkan juga menimbulkan korban jiwa.
Berdasarkan keterangan Walid, serangan udara tersebut dilaporkan telah menghancurkan tiga kendaraan lapis baja, empat kendaraan militer lainnya, dua senapan mesin dan sebuah gudang penyimpanan amunisi.
Selain itu, empat jet tempur koalisi yang meluncurkan sembilan rudal di atas barak militer Suriah pada Minggu sore juga telah menewaskan sedikitnya tiga tentara Suriah dan melukai 13 orang lainnya.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T