- Home
- Internasional
- Swedia Bagikan Pamflet Persiapan Perang untuk Jutaan Warganya
Internasional
Swedia Bagikan Pamflet Persiapan Perang untuk Jutaan Warganya
Selasa, 22 Mei 2018 15:51
STOCKHOLM – Pemerintah Swedia menerbitkan pamflet yang menjelaskan bagaimana warganya sebaiknya mempersiapkan diri untuk menghadapi krisis termasuk perang skala besar. Dalam pamflet itu disebutkan, "Swedia lebih aman daripada kebanyakan negara lain tetapi ancaman tetap ada''.
Buklet yang dibuat oleh Badan Kontingensi Sipil Swedia (MSB) itu menyarankan warga Swedia untuk menyimpan makanan kalengan, air botolan dan selimut serta merencanakan pengaturan suplai air, makanan, penghangat dan komunikasi saat layanan publik tidak berjalan dengan normal.
Lebih jauh lagi, buklet itu menjelaskan secara tegas bahwa semua warga Swedia dan penduduk asing yang sehat akan diharapkan untuk menjalankan peran mereka jika krisis terjadi. Disebutkan bahwa semua orang di Swedia memiliki "tugas untuk berkontribusi pada pertahanan total" yang bergantung pada kesehatan individu berarti wajib militer ke angkatan bersenjata atau badan-badan pemerintah.
Dijelaskan bahwa krisis yang dimaksud adalah "semuanya mulai dari kecelakaan serius, cuaca ekstrim dan serangan IT, dan dalam skenario terburuk, perang". Buklet tersebut juga menyatakan bahwa informasi di dalamnya "penting mengingat memburuknya situasi keamanan di seluruh dunia."
Warga Swedia juga diminta untuk mewaspadai informasi yang keliru
dan melihat sumber berita dengan menanyakan apakah informasi itu fakta
atau opini dan siapa yang menyebarkannya.
"Kita semua memiliki tanggung jawab untuk keselamatan dan kesiapan negara kita, jadi penting bagi semua orang untuk juga memiliki pengetahuan tentang bagaimana kita dapat berkontribusi jika sesuatu yang serius terjadi," kata Direktur Jenderal MSB, Dan Eliasson sebagaimana dilansir RT, Selasa (22/5/2018).
"Jika Swedia diserang oleh negara lain, kami tidak akan pernah menyerah. Semua informasi yang menyatakan bahwa perlawanan harus dihentikan adalah salah."
Swedia awalnya menerbitkan dan menyebarkan buklet "Jika Perang Tiba" pada Perang Dunia II dan akan menerbitkan kembali edisi yang telah diperbaharui pada Pekan Persiapan Keadaan Darurat yang berlangsung dari 28 Mei sampai 3 Juni.
Versi online buklet itu tersedia dalam 13 bahasa dan dapat dilihat di laman yang ditujukan untuk mereka yang ingin "mengawasi perkembangan dan perencanaan pertahanan total Swedia".
(okezone.com)
Internasional
Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Terapkan Transaksi Non Tunai, Riau Perkuat Pembayaran Digital Lintas Negara
PEKANBARU - Pemerintah Provinsi Riau mengapresiasi peluncuran Pelabuhan Penumpang Dumai sebagai Kawasan Non Tunai yang diinisiasi Bank Indonesia. Langkah tersebut dinilai menjadi tonggak penting dalam
Kodim 1714/Puncak Jaya Reaksi Cepat Bantu Pemadaman Kebakaran di Kota Mulia
Mulia - Telah terjadi peristiwa kebakaran yang menghanguskan 3 unit bangunan kios dan 1 unit Aula Kantor Distrik Mulia di Kota Lama, Jalan Trikora, Kampung Trikora, Kabupaten Puncak Jaya, Provinsi Pap
Perempuan 19 Tahun Ditemukan Tewas di Rumahnya di Kandis Siak, Seorang Pria Diamankan
SIAK - Seorang perempuan berusia 19 tahun ditemukan meninggal dunia di rumahnya di Jalan PT Gas, RT 003 RW 006, Dusun Kandis Godang, Kampung Kandis, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.Polisi menye
Penyidik Polres Pelalawan Agendakan Rekonstruksi Kasus Begal Sadis Tewaskan Korban di Kerumutan
PELALAWAN - Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pelalawan masih melengkapi berkas perkara kasus begal sadis yang menewaskan korbannya di Desa Pangkalan Panduk Kecamatan Kerumutan yang
250 Meter Kabel PJU Dicuri di Jalan Soekarno Hatta Dumai Timur, Pria Ini Pelakunya
DUMAI â€" Seorang Warga Dumai Timur WA (29) diduga melakukan tindak pidana pencurian kabel milik Dinas Perhubungan di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur, Kota Dumai, p