Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Tak Peduli pada Rohingya, Penghargaan Untuk Suu Kyi Kembali Dicabut

Internasional

Tak Peduli pada Rohingya, Penghargaan Untuk Suu Kyi Kembali Dicabut

Selasa, 18 Des 2018 14:46
Detik.com
Seoul - Penghargaan untuk pemimpin Myanmar, Aung San Suu Kyi kembali dicabut. Salah satu kelompok HAM terbesar di Korea Selatan (Korsel), May 18 Memorial Foundation, akan mencabut penghargaan yang diberikan kepada Suu Kyi pada tahun 2014 lalu. Pencabutan ini dikarenakan ketidakpeduliannya atas kekejaman terhadap warga minoritas Rohingya.

"Ketidakpeduliannya atas kekejaman terhadap Rohingya bertentangan dengan nilai-nilai yang dibela oleh penghargaan itu -- melindungi dan mempromosikan hak asasi manusia," kata Cho Jin-tae, juru bicara May 18 Memorial Foundation seperti dikutip kantor berita AFP, Selasa (18/12/2018).

Sebagai akibatnya, ujarnya, dewan yayasan tersebut pada Senin (17/12) memutuskan untuk mencabut penghargaan tersebut.

Pada tahun 2004 lalu, Suu Kyi tak bisa menerima langsung penghargaan HAM Gwangju tersebut karena dirinya berada dalam penahanan rumah oleh junta militer Myanmar.

Yayasan May 18 Memorial Foundation dibentuk pada tahun 1994 untuk memperingati perlawanan pro-demokrasi pada tahun 1980 di Gwangju, yang berakhir dengan pertumpahan darah oleh pasukan militer Korsel yang menyebabkan lebih dari 200 orang tewas atau terluka. Namun perlawanan terhadap diktator Chun Doo-hwan tersebut menginspirasi aksi protes pro-demokrasi yang berujung restorasi demokrasi selama tujuh tahun.

Bulan lalu, organisasi HAM terkemuka, Amnesty International juga menarik kembali penghargaan bergengsinya, Ambassador of Conscience Award dari Suu Kyi. Amnesty menyebut ketidakpedulian Suu Kyi atas kekejaman terhadap Rohingya sebagai penyebab dicabutnya penghargaan tersebut.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 26 Jun 2026 16:24

    Polisi Bongkar 3 Klaster Kejahatan Besar, Libatkan WNA hingga Korporasi

    Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap tiga klaster tindak pidana yang menjadi fokus penindakan, yakni perjudian digital yang terafiliasi aplikasi HOT51, praktik perjudian berkedok arena permainan Time

  • Jumat, 26 Jun 2026 16:22

    Penampakan Mesin Judi Berkedok Timezone Disita Polisi di Jakarta, Puluhan Orang Ditangkap

    Kepolisian menggerebek lokasi diduga sarang judi berkedok arena permainan anak di wilayah Jakarta Utara (Jakut) dan Jakarta Barat (Jakbar) pada Sabtu 13 Juni 2026. Barang bukti mesin Timezone disita d

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:45

    Danlanud Sjamsudin Noor Sampaikan Kejuaraan IPAC Seri 2 dan Gantolle Seri 1 KTM Fly Kotabaru 2026 Menjadi Panggung Pembinaan Atlet Dirgantara Masa Depan

    Banjarbaru - Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Hilman L.P. Ambarita, M.M.S., selaku Ketua FASI Daerah Kalimantan Selatan (Fasida Kalsel) hadir secara langsung dalam acara Penutupan Kejuaraan N

  • Jumat, 26 Jun 2026 15:43

    Strategi Kemenkeu dan BGN Kawal Anggaran Makan Bergizi Gratis

    JAKARTA - Sinergi pengawasan anggaran dibangun secara kuat oleh Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa dan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik S Deyang. Pertemuan kedua pimpinan ini berfokus memat

  • Jumat, 26 Jun 2026 14:41

    HUT Bhayangkara ke-80 Polda Riau Resmikan Rest Area Ojol dan Bagikan Sembako

    PEKANBARU - Semangat berbagi dan memperkuat kedekatan dengan masyarakat terus ditunjukkan Kepolisian Daerah Riau dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80. Melalui Direktorat Pembinaan Masyarakat, instit

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.