Rabu, 01 Jul 2026

Internasional

Taliban-Afghanistan Sepakat Gencatan Senjata Saat Idul Fitri

Sabtu, 09 Jun 2018 14:23
Ilustrasi
Kabul - Taliban mengumumkan gencatan senjata selama tiga hari dengan militer Afghanistan saat perayaan Idul Fitri nanti. Hal ini disampaikan setelah pemerintah Afghanistan terlebih dulu mengumumkan gencatan senjata mengejutkan selama seminggu dengan Taliban.

Seperti dilansir AFP, Sabtu (9/6/2018), ini merupakan pertama kalinya Taliban sepakat melakukan gencatan senjata selama Idul Fitri sejak invasi Amerika Serikat (AS) tahun 2001 lalu. Namun ditegaskan Taliban bahwa setiap petempurnya akan mempertahankan diri jika diserang.

"Seluruh mujahidin diarahkan untuk menghentikan operasi serangan terhadap pasukan Afghan untuk tiga hari pertama Idul Fitri," demikian pernyataan Taliban via aplikasi chat WhatsApp seperti dikutip AFP.

"Tapi jika mujahidin diserang, maka kami akan mempertahankan (diri) dengan kuat," imbuh pernyataan itu.

Dalam pernyataannya, Taliban juga menyatakan bahwa gencatan senjata tidak berlaku bagi pertempuran dengan pasukan asing. "Operasi kami terhadap mereka akan berlanjut, kami akan menyerang mereka di mana pun kami melihat mereka," tegas Taliban dalam pernyataannya.

Pada Kamis (7/6) lalu, Presiden Afghanistan Ashraf Ghani mengumumkan gencatan senjata selama sepekan, 12-19 Juni, dengan Taliban. "Mulai dari hari ke-27 Ramadan hingga hari kelima Idul Fitri," sebut Presiden Ghani via Twitter resminya.

Langkah melakukan gencatan senjata ini diumumkan beberapa hari setelah digelar pertemuan para ulama top Afghanistan di Kabul, yang menyerukan gencatan senjata dan merilis fatwa melawan bom bunuh diri dan serangan bom. Satu jam usai fatwa dirilis, ledakan bom bunuh diri mengguncang sebuah lokasi di luar tempat pertemuan. Sedikitnya delapan orang tewas.

Ditegaskan Presiden Ghani saat itu, bahwa pemerintahan Afghanistan mendukung seruan para ulama. "Pemerintah Afghanistan tidak hanya mendukung fatwa mutlak yang diumumkan para ulama, tapi juga mendukung rekomendasi gencatan senjata," ucap Presiden Ghani dalam pernyataan yang dirilis kantor kepresidenan Afghanistan.


(detik.com)
Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 01 Jul 2026 16:48

    Bupati Kuansing Resmi Berompi Oranye Terkait Kasus Suap Jabatan

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Provinsi Riau, Suhardiman Amby sebagai tersangka dugaan suap jual beli jabatan di lingkungan Pemerintah

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:09

    KPK Periksa Bupati Inhu dan Sekda Riau Terkait Kasus Pemerasan Gubernur Nonaktif Abdul Wahid

    JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Bupati Indragiri Hulu, Ade Agus Hartanto beserta Sekretaris Daerah Riau, Syahrial Abdi. Keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan pemer

  • Rabu, 01 Jul 2026 16:08

    Lantik 38 Pejabat, Bupati Asmar Dorong Reformasi Birokrasi yang Profesional dan Responsif

    SELATPANJANG â€" Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti kembali melakukan penyegaran birokrasi sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan. Sebanyak 38 pejabat administrator dan pejabat pengaw

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:31

    LBH Laporkan Dugaan Kekerasan Oknum Polisi Terhadap Sembilan Warga Rupat Utara ke Polda Riau

    PEKANBARU - Gabungan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) ICMI Wilayah Riau dan LBH Pekanbaru resmi mengadukan dugaan tindak kekerasan fisik oleh oknum aparat Polsek Rupat Utara terhadap sembilan warga sipil.

  • Rabu, 01 Jul 2026 15:19

    Pesona Batik Motif Bakar Tongkang Karya Miskiah Angkat Budaya Rokan Hilir ke Kancah Nasional

    BAGANSIAPIAPI - Perayaan Festival Ekraf Pesona Beapi Besenergi Kawasan Qris yang memeriahkan event Bakar Tongkang di Bagansiapiapi sukses menarik perhatian masyarakat luas. Dari 35 stand bazar yang me

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor