Jumat, 03 Jul 2026

Internasional

Temuan-temuan menakjubkan arkeolog soal jejak Islam di Eropa

Rabu, 11 Apr 2018 14:26
merdeka.com
Cincin bangsa Viking bertuliskan Allah di Swedia. © Swedish Museum
Merdeka.com - Penyebaran Islam di dunia khususnya Eropa memang sudah tercatat di dalam sejarah. Banyak jejak Islam yang tersebar di Eropa baik berupa bangunan atau lukisan yang tersimpan rapi. Namun banyak peninggalan jejak Islam yang baru ditemukan saat ini dan mengejutkan.

Jangan diragukan soal barang temuanya, karena temuan dari para arkeolog sangat beragam dan usianya juga sudah ratusan tahun. Berikut temuan arkeolog terkait Islam yang dikutip dari berbagai sumber:

1. 3 Makam kuno hadap kiblat ditemukan di Prancis

Arkeolog dari French National Institute for Preventive Archeological Research baru-baru ini memastikan bila mereka menemukan kuburan berusia 1300 tahun di Nimes, salah satu kota di Selatan Prancis. Arkeolog yakin tiga kuburan yang mereka temukan adalah milik orang muslim karena cara penguburannya terlihat sesuai ajaran Islam.

Ya, tulang belulang di ketiga makam itu ditemukan dalam posisi kepala mengarah ke kiblat. Lebih lanjut, penelitian DNA tulang itu menunjukkan bila ketiganya berasal dari Afrika Utara. Kawasan itu sendiri di abad ke 7, sesuai umur tengkorak ini, sudah berada dalam kekuasan dinasti Umayyah, atau masa sepeninggal kekuasaan Khulafaur Rasyidin.

Lebih lanjut, arkeolog menyatakan bila kemungkinan besar, ketiga tulang itu adalah milik suku Berber di Afrika Utara yang bergabung dengan tentara Islam, sekaligus menjadi bukti bila sejak lama Islam sudah menjejakkan kaki di Prancis.

2. Cincin berlafaz Allah muncul di Swedia

Cincin kuno 1.000 tahun itu ditemukan di sebuah makam wanita Viking kuno yang terdapat di Swedia. Menariknya, batu kaca berwarna merah muda yang menjadi 'mata' dari cincin itu bertuliskan huruf Arab kuno yang mempunyai arti 'untuk Allah'. Fakta di mana bangsa Skandinavia di era Viking telah lama menempa kaca ikut menguatkan teori bila sebagian bangsa pelaut itu adalah pemeluk Islam.

Akan tetapi ilmuwan dari Universitas Stockholm mempunyai pemikiran lain. Mereka mengungkapkan bila bangsa Viking mungkin bukan pemeluk Islam, namun berdagang dengan bangsa dari peradaban Islam, seperi Mesir. Sejak 3.400 tahun silam, bangsa Viking memang diketahui sudah melakukan perdagangan benda-benda berbahan kaca dengan pedagang Mesir dan Mesopotamia (sekarang Irak).

"Cincin itu mungkin adalah bukti fisik dari hubungan antara era Viking dengan dunia Islam," tulis ilmuwan Universitas Stockholm dalam jurnal penelitian mereka, dikutip dari Daily Mail.

Sebagai satu-satunya cincin bertuliskan huruf Arab yang ditemukan di situs purbakala bangsa Viking, membuat cincin itu menjadi salah satu jendela sejarah paling penting di dunia. Sejatinya cincin itu sudah ditemukan sejak abad 18, tetapi baru belakangan ini penelitian lebih detail tentang cincin itu dikuak ke publik. Apabila misteri di balik cincin 'Allah' itu tersibak, sejarah bangsa Viking bisa saja berubah.

3. Mengukir nama Allah dalam bordiran kostumnya

Pakar arkeologi tekstil dari Universitas Uppsala, Swedia, Annika Larsson mengungkapkan penemuan menakjubkan tentang bangsa Viking. Larsson meneliti benda-benda prasejarah yang disimpan dalam ruang penyimpanan selama 100 tahun yang diambil dari pemakaman Era Viking abad ke-9 dan 10.

Benda tersebut merupakan kostum perempuan dan laki-laki bangsa Viking. Kostum tersebut menjadi unik karena anyaman yang ada di permukaannya membentuk tulisan "Allah" dan juga "Ali" atau Ali bin Abi Thalib, sepupu sekaligus menantu Nabi Muhammad, yang ditenun dengan benang sutra dan perak.

Untuk mengungkap teka-teki tulisan tersebut, Larsson mencoba memperbesar huruf dan mengkajinya dari berbagai sudut, termasuk dari belakang. Pada tulisan "Allah", Larsson baru bisa melihatnya ketika menggunakan bantuan cermin.

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 03 Jul 2026 13:16

    Pura-pura Menginap di Rumah Kerabat, Pria di Bungur Ditangkap Usai Diduga Lakukan Pencabulan terhadap IRT

    SELATPANJANG â€" Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Kepulauan Meranti bergerak cepat mengungkap kasus dugaan tindak pidana kekerasan seksual yang terjadi di Desa Bungur, Kecamatan Rangsang Pe

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:14

    DPRD Kepulauan Meranti Sahkan Tiga Pansus Bahas Tujuh Ranperda Baru

    SELATPANJANG - DPRD Kabupaten Kepulauan Meranti resmi membentuk tiga Panitia Khusus (Pansus) untuk membahas tujuh Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda). Pembentukan regulasi baru ini dirancang untuk m

  • Jumat, 03 Jul 2026 13:12

    Sakit, Anggota Polres Rohul Meninggal Dunia di Kontrakannya

    Keluarga besar Polres Rokan Hulu berduka atas meninggalnya salah seorang personelnya, Aipda Jhon Meydianto Sinaga, Banit 1 SPKT Polres Rokan Hulu, yang wafat akibat sakit pada Kamis (2/7/2026) sekitar

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:27

    Jaga Kelestarian Lingkungan Polisi Minta Warga Kuantan Mudik Tinggalkan Tambang Emas Ilegal

    TELUK KUANTAN - Aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) terus menjadi ancaman serius bagi kelestarian alam di Kabupaten Kuantan Singingi. Guna mencegah kerusakan lingkungan yang lebih parah, apa

  • Jumat, 03 Jul 2026 11:25

    Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Kerja Sama Bilateral

    Jakarta - Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Republik Belarus Aleksandr Lukashenko resmi meluncurkan peta jalan (roadmap) penguatan kerja sama bilateral kedua negara. Dokumen tersebut akan menjadi

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.

    slot hoki slot hoki slot gacor