Sabtu, 06 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Tersinggung Komentar di Medsos, Trump Kirim Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

Internasional,

Tersinggung Komentar di Medsos, Trump Kirim Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 08:31
cakaplah.com
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia memerintahkan dua kapal selam nuklir untuk bergerak mendekati Rusia. Itu sebagai merespons komentar media sosial dari mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev.

Trump mengumumkan keputusan tersebut di platform Truth Social miliknya, mengecam pernyataan Medvedev yang "sangat provokatif".

Dia mengklaim bahwa "kata-kata sangat penting, dan seringkali dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan."

"Saya telah memerintahkan dua Kapal Selam Nuklir untuk ditempatkan di wilayah yang tepat, untuk berjaga-jaga jika pernyataan bodoh dan provokatif ini lebih dari sekadar itu," tulis presiden AS, dilansir RT.

Trump akhir-akhir ini terlibat dalam perang kata-kata yang sengit di media sosial dengan Medvedev, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Dewan Keamanan Rusia.

Meskipun presiden AS tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, pengumumannya tentang respons militer tampaknya berkaitan dengan unggahan yang dibuat oleh politisi Rusia tersebut pada hari Kamis.

Medvedev menanggapi unggahan Trump di Truth Social beberapa jam sebelumnya, di mana presiden Amerika tersebut mencapnya sebagai mantan pemimpin yang "gagal" dan memperingatkannya untuk "berhati-hati dalam berbicara."

Mantan kepala negara Rusia tersebut mengejek reaksi "gugup" yang ditunjukkan oleh Trump, dengan menyatakan bahwa hal itu hanya membuktikan bahwa "Rusia melakukan segalanya dengan benar dan akan terus berjalan di jalurnya sendiri."

"Dan tentang 'ekonomi mati' India dan Rusia dan 'memasuki wilayah yang sangat berbahaya' â€" baiklah, biarkan dia mengingat film-film favoritnya tentang 'orang mati berjalan', serta betapa berbahayanya 'Tangan Mati' yang legendaris itu," tulis Medvedev.

Pernyataan terakhir merujuk pada sistem 'Perimetr' yang legendaris, yang berasal dari era Soviet dan diperkirakan masih ada di Rusia. Sistem otonom ini diyakini sebagai sakelar mati apokaliptik, yang mampu menembakkan persenjataan nuklir yang masih tersisa sekaligus dalam skenario di mana negara itu dihantam oleh serangan pertama yang menghancurkan yang melenyapkan kepemimpinannya dan memutus rantai komando yang bertanggung jawab untuk memerintahkan pembalasan.

Medvedev sebelumnya telah menolak tuntutan Trump agar Moskow segera mengakhiri kampanye militernya terhadap Ukraina, menyebut ancaman sanksi sekunder terhadap pelanggan energi Rusia "dramatis" dan tidak efektif.

Medvedev menegaskan bahwa ultimatum semacam itu tidak akan menghalangi Rusia untuk mencapai tujuan keamanan nasionalnya dan hanya akan membuat Trump tampak serupa dengan pendahulunya, Joe Biden.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • Sabtu, 23 Mei 2026 09:42

    Simpan Sabu Dalam Bra, Gerombolan Pelaku Penyalahgunaan Narkotika Dibekuk Polsek Peranap

    INHU - Peredaran narkotika kembali menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di Kabupaten Indragiri Hulu. Kali ini, jajaran Polsek Peranap berhasil membongkar dugaan jaringan penyalahgunaan narkot

  • Kamis, 21 Mei 2026 09:26

    Polsek Kelayang Ungkap Kasus Narkotika Di Desa Talang Pring, Dua Tersangka Dibekuk BB Puluhan Gram Sabu

    INHU-Upaya pemberantasan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Indragiri Hulu kembali membuahkan hasil. Personel Polsek Kelayang berhasil mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis sabu di D

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.