Minggu, 19 Apr 2026
  • Home
  • Internasional
  • Tersinggung Komentar di Medsos, Trump Kirim Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

Internasional,

Tersinggung Komentar di Medsos, Trump Kirim Kapal Selam Nuklir ke Perbatasan Rusia

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Sabtu, 02 Agu 2025 08:31
cakaplah.com
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan ia memerintahkan dua kapal selam nuklir untuk bergerak mendekati Rusia. Itu sebagai merespons komentar media sosial dari mantan Presiden Rusia Dmitry Medvedev.

Trump mengumumkan keputusan tersebut di platform Truth Social miliknya, mengecam pernyataan Medvedev yang "sangat provokatif".

Dia mengklaim bahwa "kata-kata sangat penting, dan seringkali dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan."

"Saya telah memerintahkan dua Kapal Selam Nuklir untuk ditempatkan di wilayah yang tepat, untuk berjaga-jaga jika pernyataan bodoh dan provokatif ini lebih dari sekadar itu," tulis presiden AS, dilansir RT.

Trump akhir-akhir ini terlibat dalam perang kata-kata yang sengit di media sosial dengan Medvedev, yang saat ini menjabat sebagai wakil ketua Dewan Keamanan Rusia.

Meskipun presiden AS tidak memberikan penjelasan lebih lanjut, pengumumannya tentang respons militer tampaknya berkaitan dengan unggahan yang dibuat oleh politisi Rusia tersebut pada hari Kamis.

Medvedev menanggapi unggahan Trump di Truth Social beberapa jam sebelumnya, di mana presiden Amerika tersebut mencapnya sebagai mantan pemimpin yang "gagal" dan memperingatkannya untuk "berhati-hati dalam berbicara."

Mantan kepala negara Rusia tersebut mengejek reaksi "gugup" yang ditunjukkan oleh Trump, dengan menyatakan bahwa hal itu hanya membuktikan bahwa "Rusia melakukan segalanya dengan benar dan akan terus berjalan di jalurnya sendiri."

"Dan tentang 'ekonomi mati' India dan Rusia dan 'memasuki wilayah yang sangat berbahaya' â€" baiklah, biarkan dia mengingat film-film favoritnya tentang 'orang mati berjalan', serta betapa berbahayanya 'Tangan Mati' yang legendaris itu," tulis Medvedev.

Pernyataan terakhir merujuk pada sistem 'Perimetr' yang legendaris, yang berasal dari era Soviet dan diperkirakan masih ada di Rusia. Sistem otonom ini diyakini sebagai sakelar mati apokaliptik, yang mampu menembakkan persenjataan nuklir yang masih tersisa sekaligus dalam skenario di mana negara itu dihantam oleh serangan pertama yang menghancurkan yang melenyapkan kepemimpinannya dan memutus rantai komando yang bertanggung jawab untuk memerintahkan pembalasan.

Medvedev sebelumnya telah menolak tuntutan Trump agar Moskow segera mengakhiri kampanye militernya terhadap Ukraina, menyebut ancaman sanksi sekunder terhadap pelanggan energi Rusia "dramatis" dan tidak efektif.

Medvedev menegaskan bahwa ultimatum semacam itu tidak akan menghalangi Rusia untuk mencapai tujuan keamanan nasionalnya dan hanya akan membuat Trump tampak serupa dengan pendahulunya, Joe Biden.***(Cakaplah.com)
Sumber: cakaplah.com

Internasional
Berita Terkait
  • Jumat, 17 Apr 2026 20:14

    Mahasiswa Geruduk Polres Rohil Minta Copot Kapolres Rohil

    UJUNGTANJUNG-Sekitara 50 gabungan Mahasiswa Rohil mengadakan aksi unjuk Rasa Kamis (17-4-2026) di dipan Mapolres Rokan Hilir.Mahasiswa bergerak dari Kota Bagansiapiapi sekitar pukul 14.00 Wib dan samp

  • Jumat, 17 Apr 2026 11:57

    Satres Narkoba Polres Dumai Amankan Paket Sabu Dari Dua Tempat Yang Berbeda

    DUMAI-Gerak cepat aparat Satres Narkoba Polres Dumai kembali membuahkan hasil dalam pengungkapan kasus peredaran narkotika di wilayah Dumai Selatan. Berdasarkan laporan masyarakat yang ditindaklanjuti

  • Jumat, 17 Apr 2026 10:08

    Antisipasi Tindak Kriminal, Polres Dumai Melalui Polsek Jajaran Melaksanakan Penggalangan

    DUMAI-Kegiatan penggalangan terhadap masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Dumai guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Pada Kamis, 16 April 2026, para Kapolsek di wilayah huk

  • Kamis, 16 Apr 2026 18:01

    Pasutri di Rohil Ditangkap Edarkan Sabu

    Pujud-Tim Reskrim Polsek Pujud kembali mengungkap peredaran narkotika di wilayah hukumnya dengan menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga sebagai pengedar sabu di Pondok Kresek, Kecamatan

  • Rabu, 15 Apr 2026 08:39

    Rumah Kontrakan Digrebek Polsek Rengat Barat, Dua Tersangka Diringkus, Ekstasi Dan Sabu Jadi BB

    INHU-Pengungkapan kasus peredaran narkotika kembali dilakukan jajaran Polsek Rengat Barat di wilayah Kabupaten Indragiri Hulu. Sebuah rumah kontrakan yang berada di Jalan Tuk Modang, Kelurahan Pematan

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.