- Home
- Internasional
- Tewaskan 100 Militan Boko Haram, Kamerun Bebaskan 900 Sandera
Tewaskan 100 Militan Boko Haram, Kamerun Bebaskan 900 Sandera
Kamis, 03 Des 2015 14:51
Sebuah operasi yang dilakukan pasukan Kamerun, berhasil menewaskan 100 militan Boko Haram, sekaligus membebaskan 900 orang yang selama ini disandera Boko Haram.
Dikatakan juru bicara Angkatan Darat Kamerun, Kolonel Didier Badjeck, pasukan mereka melancarkan operasi penyerangan pada satu basis Boko Haram dekat perbatasan Kamerun-Nigeria dan berhasil melepaskan 900 sandera.
Kamerun sendiri selama ini sudah masuk "persekutuan" negara-negara Afrika Barat bersama Chad, Niger, Nigeria dan Benin dengan kekuatan 8.700 personel dengan satu tujuan – memusnahkan Boko Haram.
Akan tetapi, Kepala Analis Afrika di lembaga manajemen krisis, Red 24, Ryan Cummings, mengatakan satu operasi dari pasukan Kamerun itu belum menggoyahkan kekuatan Boko Haram.
"Sebuah operasi seperti ini, mungkin sudah menghancurkan satu basis, tapi sama sekali belum memunculkan masalah besar buat kemampuan Boko Haram, untuk menyerang area lain," ujar Cummings, disitat The New York Times, Kamis (3/12/2015).
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T