- Home
- Internasional
- Tiga Anak Tewas Akibat Serangan Udara Pro-Assad
Tiga Anak Tewas Akibat Serangan Udara Pro-Assad
Senin, 14 Des 2015 15:14
Kelompok LSM Syrian Observatory for Human Right mengatakan jumlah korban tewas akibat serangan udara tersebut adalah 31 orang, bertambah tiga orang dari pemberitaan sebelumnya.
Dari 31 orang itu termasuk tiga anak dan satu kepala sekolah yang sedang bertugas di sekolah yang dekat dengan area yang terkena bom cluster yang dilancarkan oleh pihak pro-Assad, sebagaimana dilansir dari Arab News, Senin (14/12/2015).
Selain wilayah Douma, dilaporkan juga misil darat dari tentara Suriah menghantam wilayah Timur Ghouta.
Kelompok LSM ini mengatakan masih belum mengetahui apakah Rusia atau militer Suriah yang melancarkan serangan udara ini, namun yang pasti wilayah Kota Douma, Suriah adalah salah satu wilayah yang dikuasai oleh pemberontak rezim Presiden Suriah Bashar al-Assad.
Sejauh ini wilayah Douma dan Ghouta dilaporkan kerap kali di bombardir oleh militer Suriah, yang dikabarkan demi memukul mundur para pemberontak.
Selain itu, dilaporkan terjadi serangan balasan yang dilakukan oleh pemberontak rezim Assad, serangan ini dilancarkan dengan menggunakan 40 bom mortar yang menghantam bagian timur dari Damaskus pada hari yang sama, setidaknya menewaskan satu anak dan melukai beberapa orang.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T