- Home
- Internasional
- Tolak Lepas Jilbab, Penerjemah Pengungsi di Jerman Dipecat
Internasional
Tolak Lepas Jilbab, Penerjemah Pengungsi di Jerman Dipecat
Sabtu, 27 Agu 2016 11:52
LUCKENWALDE – Penerjemah magang asal Palestina di Jerman dipecat karena menolak melepaskan jilbabnya di ruang publik, saat banyak mata lelaki memandangnya. Ia dikeluarkan setelah hari pertamanya bekerja.
Wali Kota Luckenwalde, Elisabeth Herzog-von der Heide menyatakan, berhijab adalah bentuk pelanggaran terhadap prinsip netral yang dianut Jerman. Menurutnya, larangan itu sama sekali bukan diskriminasi karena salib dan simbol keagamaan lainnya juga tidak diizinkan.
"Kerudung (jilbab) yang dipakai perempuan Muslim adalah bentuk ungkapan (ekspresi) pandangan keagamaan seseorang," terangnya, seperti dilansir dari Independent, Sabtu (27/8/2016).
Perempuan 48 tahun itu mulanya mendaftarkan diri jadi penerjemah untuk 'Perspectives for Refugees' di negara bagian Bradenburg. Jasanya disewa untuk enam pekan ke depan. Akan tetapi, dia berakhir dipecat karena dianggap tidak bisa beradaptasi dengan lingkungan kerjanya.
Meskipun menuai kecaman setelahnya, keputusan dewan kota Luckenwalde yang terbilang kontroversial dipuji oleh anggota parlemen sayap kanan Partai Alternatif untuk Jerman (AfD). Dua serikat hukum berpengaruh di Jerman juga setuju melarang penggunaan atribusi keagamaan apapun sesuai prinsip netral yang dianut negara tersebut.
Hal senada juga diucapkan oleh Kanselir Jerman Angela Merkel. Ia bahkan menyebut, perempuan yang berpakaian tertutup tidak memiliki kesempatan untuk menjadikan dirinya warga negara Jerman.
Pernyataan ini menimbulkan polemik. Sebagian masyarakat Jerman mengkritik larangan itu sebagai pengalihan isu sebenarnya dalam masalah pengungsian, yakni peningkatan radikalisasi dan terorisme. Seharusnya pemerintah lebih memikirkan penanggulangan terorisme daripada mengasingkan dan menyebar kebencian terhadap umat Islam. (Okezone.com)
Rusia Kembangkan Vaksin Kanker Baru, Pengujian Awal Diklaim 100% Sukses
Rusia telah meluncurkan EnteroMix, sebuah vaksin perawatan kanker baru yang dilaporkan menunjukkan efikasi 100 persen dalam uji klinis awal. EnteroMix dikembangkan dengan teknologi yang mirip dengan v
Transformasi Wanita AS usai Operasi Peninggi Badan, dari 117 Cm Jadi 151 Cm
Chandler Crews (31) di Maryland, Amerika Serikat menceritakan pengalamannya menjalani operasi peninggi badan yang kontroversial. Crews lahir dengan kondisi genetik langka anchondroplasia, yang membuat
Badai Dahsyat Tapah Dekati Hong Kong Picu Penutupan Bisnis dan Sekolah
Hong Kong menutup sekolah dan banyak bisnis pada Senin (8/9/2025) karena Badai Tropis Tapah yang membawa angin kencang dan hujan lebat, mendekati wilayah tersebut dalam jarak 170 km. Badai itu memenga
Jepang Gelar Upacara Perayaan Usia Dewasa Pangeran Hisahito
Jepang menyelenggarakan upacara perayaan usia dewasa bagi Pangeran Hisahito, anggota keluarga kekaisaran pria pertama yang resmi mencapai usia dewasa dalam 40 tahun terakhir.Pangeran Hisahito, yang me
Trump Keluarkan ‘Peringatan Terakhir’ untuk Hamas Soal Kesepakatan Sandera
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengeluarkan pernyataan tegas terhadap Hamas, mendesak kelompok militan Palestina itu agar menerima kesepakatan pembebasan sandera dari Gaza.“Israel telah mener