- Home
- Internasional
- Turki Kirim 130 Tentara ke Irak
Turki Kirim 130 Tentara ke Irak
Sabtu, 05 Des 2015 10:24
"Satu batalion tentara Turki telah tiba di wilayah Mosul Bashiqa. Mereka disana untuk mengadakan latihan rutin untuk para pejuang," kata sumber pasukan keamanan Turki, sebagaimana dilansir dari Reuters, Sabtu (5/12/2015).
Pada awalnya dikabarkan sumber tersebut menolak untuk memberi tahu jumlah total dari tentara Turki yang dikirimkan wilayah tersebut, namun tidak lama terungkap bahwa jumlah tentara dalam satu batalion tersebut adalah 130 orang.
Selain 130 tentara tersebut, 20 hingga 25 unit kendaraan lapis baja juga dikirimkan ke Kota Bashiqa tersebut.
Dilaporkan, para tentara ini juga dikirimkan untuk menggantikan tentara Turki lainnya yang selama 2,5 tahun berada disana untuk melatih pejuang Kurdi, yaitu pasukan Peshmerga.
Sebenarnya pemilihan waktu untuk mengirimkan tentara baru Turki ke Irak, cukup tepat, mengapa? Ini bisa dijadikan justifikasi Turki, untuk menghilangkan tuduhan Rusia, bahwa sedikit banyak Turki terlibat dengan ISIS.
Dengan ini, Turki ingin memperlihatkan bahwa mereka serius untuk ikut dalam usaha mengalahkan ISIS.
Viral! Pria Ini Naik Gunung Andong Bawa Sound System, Netizen: Emang Boleh?
JAKARTA - Viral di media sosial sebuah video yang memperlihatkan aksi seorang pendaki membawa sound system berukuran besar saat mendaki gunung. Video tersebut diunggah oleh akun TikTok
Mitos atau Fakta: Pakai Tas Selempang Berat Bikin Tulang Belakang Melengkung ke Samping?
BANYAK orang mengira memakai tas selempang berat hanyalah kebiasaan sepele. Padahal dalam jangka panjang, tas selempang berat bisa berdampak pada postur tubuh.Salah satu isu yang s
Kenapa Vaksin Meningitis Wajib Sebelum Haji dan Umrah? Ini Penjelasannya
JAKARTA â€" Calon jemaah haji dan umrah diwajibkan menjalani vaksinasi meningitis sebelum berangkat ke Arab Saudi. Kebijakan ini bukan tanpa alasan, melainkan sebagai langkah pencegahan
AS Akan Kembali Berlakukan Eksekusi Mati dengan Regu Tembak dan Kamar Gas
JAKARTA â€" Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (24/4/2026) menyatakan bahwa negara itu akan kembali menerapkan regu tembak, hukuman mati dengan sengatan listrik, dan asfiksia ga
Tampang Pelaku Penembakan di Acara Gedung Putih hingga Sebabkan Trump Dievakuasi
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pelaku penembakan saat makan malam koresponden Gedung Putih, Sabtu (25/4/2026), sudah ditangkap. Saat kejadian, T