Minggu, 28 Jun 2026
  • Home
  • Internasional
  • Wabah Demam Babi Afrika Meluas, Peternak Indonesia Diminta Waspada

Internasional,

Wabah Demam Babi Afrika Meluas, Peternak Indonesia Diminta Waspada

PT.SPIRIT INTI MEDIA
Senin, 25 Agu 2025 15:50
okezone.com
Kementerian Pertanian (Kementan) mengeluarkan peringatan kepada seluruh peternak Indonesia terkait meningkatnya penyebaran penyakit African Swine Fever (ASF) atau Demam Babi Afrika di kawasan Asia Pasifik.

Wabah ini merebak di beberapa negara, termasuk China, Vietnam, Kamboja, dan Malaysia. Oleh karena itu, peternak Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan atas kemungkinan adanya penyebaran di wilayah-wilayah Indonesia.

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Dirjen PKH), Agung Suganda, menegaskan bahwa ASF merupakan ancaman serius bagi populasi babi. Penyakit ini sangat menular dan mematikan bagi babi, meski tidak menular ke manusia.

“Kami mendorong pemerintah daerah, petugas kesehatan hewan, dan peternak untuk meningkatkan kewaspadaan. Biosekuriti ketat adalah kunci pencegahan, dan setiap kasus yang mencurigakan harus segera dilaporkan melalui iSIKHNAS (Sistem Informasi Kesehatan Hewan Nasional) agar bisa ditangani cepat,” ujar Agung, Senin (25/8/2025).

Agung menyebut Kementan juga telah menerbitkan Surat Edaran Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Nomor 8492 tanggal 19 Agustus 2025, yang mengatur kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi masuk dan menyebarnya ASF di dalam negeri.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada dinas peternakan tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, otoritas veteriner, asosiasi, serta organisasi profesi dokter hewan, di mana Kementan meminta daerah menyiapkan rencana aksi pengendalian dan mitigasi risiko, serta melakukan profiling peternak, pedagang, dan pengepul babi.

Selain itu, daerah juga diminta memetakan jalur distribusi ternak untuk deteksi dini, memperketat pengawasan kesehatan babi, melaporkan gejala ke iSIKHNAS, serta menjalankan surveilans berbasis risiko di wilayah padat populasi babi.

Dalam Surat Edaran juga disebutkan, jika ditemukan kasus, petugas diminta segera melakukan investigasi, mengambil sampel, dan mengirimkannya ke laboratorium resmi agar penanganan lebih cepat dan tepat. Kementan juga mengingatkan pentingnya penerapan biosekuriti di tingkat kandang.
Disinfeksi rutin, pembatasan lalu lintas orang/barang, hingga prosedur kebersihan wajib diterapkan. Lalu lintas babi dan produknya dari wilayah tertular dilarang, termasuk pemindahan bibit ke wilayah bebas.

Semua babi yang akan dilalulintaskan juga wajib diperiksa secara klinis, disertai Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH) yang sah, bahkan diuji di laboratorium jika diperlukan. Bila ada babi mati, harus segera diisolasi, dilakukan disposal, dan kandang didesinfeksi sesuai SOP.

Selain itu, area dengan kasus ASF bisa ditutup sementara untuk mencegah penyebaran antarpeternakan. Penggunaan hormon sintetis, antibiotik, dan obat tertentu yang dilarang juga harus dipatuhi.***(Okezone.com)
Sumber: okezone.com

Internasional
Berita Terkait
  • Rabu, 17 Jun 2026 11:47

    Polres Indragiri Hulu Gelar Bakti Sosial HUT Bhayangkara Ke-80

    Rengat-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Indragiri Hulu melaksanakan kegiatan bakti sosial dengan bersilaturahmi sekaligus menyalurkan bantuan semba

  • Minggu, 14 Jun 2026 20:34

    Kabur ke Batam, Polres Inhu Kembali Ringkus Pelaku Penganiayaan di PT. SBP

    INHU- Upaya pelarian hingga menyeberang ke luar daerah tak mampu menghentikan langkah aparat kepolisian dalam memburu pelaku tindak pidana penganiayaan yang terjadi di kawasan perkebunan PT Sinas Beli

  • Jumat, 05 Jun 2026 09:49

    "Gunakan Manajemen Peternakan Modern", Pesan Bhabinkamtibmas Polres Inhu Untuk Ketahanan Pangan

    INHU-Upaya mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu) melalui berbagai kegiatan yang menyentuh langsung masyarakat. Salah satunya dilakukan oleh p

  • Rabu, 03 Jun 2026 09:46

    Swasembada Pangan, Bhabinkamtibmas Polres Inhu Sambangi Petani Jagung Menulis

    INHU - Upaya mendukung program swasembada dan ketahanan pangan nasional terus dilakukan jajaran Polres Indragiri Hulu (Inhu). Melalui peran aktif Bhabinkamtibmas di desa binaan, kepolisian hadir membe

  • Sabtu, 30 Mei 2026 11:58

    Satres Narkoba Polres Dumai Gulung Dua Pengedar, 68 Paket Sabu dan Ekstasi Disita Sebagai Barang Bukti

    DUMAI-Komitmen Polres Dumai dalam memberantas peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya kembali membuahkan hasil. Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Dumai yang dipimpin langsung oleh Ipda Rico Salom

  • komentar Pembaca

    Copyright © 2012 - 2026 www.spiritriau.com. All Rights Reserved.